Sekutu Putin Umbar Ancaman Serangan Nuklir terhadap AS Gara-gara Menterinya Trump

Kamis, 11 September 2025 - 12:39 WIB
loading...
Sekutu Putin Umbar Ancaman...
Vladimir Solovyov, tokoh media Rusia yang merupakan sekutu Presiden Vladimir Putin, melontarkan ancaman serangan nuklir terhadap Amerika Serikat. Foto/CEPA
A A A
MOSKOW - Vladimir Solovyov, tokoh media Rusia yang merupakan sekutu Presiden Vladimir Putin, melontarkan ancaman serangan nuklir terhadap Amerika Serikat (AS). Ancaman ini dipicu oleh komentar Menteri Keuangan Amerika Scott Bessent yang mengisyaratkan kerja sama dengan Uni Eropa dalam meningkatkan sanksi guna meruntuhkan ekonomi Moskow.

Bessent membahas kemungkinan sanksi lebih lanjut terhadap Rusia dalam sebuah wawancara di acara "Meet the Press" NBC News awal pekan ini.

"Kami siap meningkatkan tekanan terhadap Rusia. Namun, kami membutuhkan mitra Eropa kami untuk mengikuti kami," ujarnya.

Baca Juga: Jet Tempur Siluman F-35 Belanda Tembak Jatuh Drone Rusia di Polandia, Ini Respons Kremlin

"Karena jika AS dan Uni Eropa melakukan ini bersama-sama, kita sekarang berada dalam persaingan antara, bisakah, berapa lama militer Ukraina dapat bertahan versus berapa lama ekonomi Rusia dapat bertahan?" paparnya.

"Dan jika AS dan Uni Eropa dapat turun tangan, menerapkan lebih banyak sanksi, tarif sekunder terhadap negara-negara yang membeli minyak Rusia, ekonomi Rusia akan benar-benar runtuh. Dan itu akan membawa Presiden Putin ke meja perundingan," imbuh dia.

Solovyov, seorang presenter di televisi pemerintah Rusia merespons komentar Bessent dengan ancaman serangan nuklir Rusia terhadap AS. Video komentar ancamannya telah diunggah online oleh Julia Davis, seorang jurnalis yang secara rutin menerjemahkan dan membagikan klip dari media Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved