Jet Tempur Siluman F-35 Belanda Tembak Jatuh Drone Rusia di Polandia, Ini Respons Kremlin

Kamis, 11 September 2025 - 09:36 WIB
loading...
Jet Tempur Siluman F-35...
Jet tempur siluman F-35 Belanda membantu menembak jatuh drone-drone Rusia di wilayah udara Polandia. Namun, Kremlin menepis drone-drone Rusia melanggar wilayah udara Polandia. Foto/Kementerian Pertahanan Belanda
A A A
WARSAWA - Militer Polandia mengatakan jet tempur siluman F-35 Belanda telah membantu menembak jatuh beberapa drone Rusia yang memasuki wilayah udara Polandia. Namun, Kremlin menepis bahwa drone-drone Moskow masuk wilayah udara negara NATO tersebut.

“Kami berterima kasih kepada NATO dan Angkatan Udara Belanda, yang pesawat tempur F-35-nya telah membantu memastikan keselamatan di langit Polandia malam ini,” kata militer Polandia pada hari Rabu.

Jet-jet tempur F-35 Belanda telah membantu memantau wilayah udara NATO di Eropa Timur sejak 1 September.

Baca Juga: Rusia Kirim Drone, Donald Tusk: Polandia di Ambang Konflik Terbuka

"Belanda sepenuhnya mendukung Polandia," kata Menteri Luar Negeri Belanda David Van Weel di X.

"NATO harus tetap siap, dan sanksi yang lebih ketat akan memberikan tekanan yang lebih besar pada ekonomi perang Rusia," paparnya.

Menurut militer Polandia, drone-drone Rusia yang ditembak jatuh adalah perangkat yang digunakan dalam serangan terhadap Ukraina.

"Ini tindakan agresi yang mengancam warga negara kami," kata militer Polandia.

Belum jelas berapa banyak drone Rusia yang ditembak jatuh, tetapi Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menyebutkan jumlahnya sangat besar. "Tadi malam, wilayah udara Polandia dilanggar oleh sejumlah besar pesawat nirawak Rusia. Pesawat-pesawat nirawak yang menimbulkan ancaman langsung itu ditembak jatuh," katanya pada Rabu.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa setidaknya delapan drone tempur Rusia diarahkan ke Polandia. Dia menyebut serangan Rusia terhadap wilayah NATO sebagai preseden yang sangat berbahaya bagi Eropa.

Namun, Kremlin membantah bahwa drone-drone Rusia melanggar wilayah udara Polandia. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan tidak ada bukti yang diberikan yang menghubungkan drone-drone tersebut dengan Rusia.

"Para pemimpin Uni Eropa dan NATO menuduh Rusia melakukan provokasi setiap hari. Seringkali, bahkan tanpa mencoba memberikan argumen apa pun," katanya, yang dikutip dari Russia Today, Kamis (11/9/2025).

Sepengetahuannya, Kremlin belum menerima permintaan kontak dari para pemimpin Polandia terkait insiden tersebut.

Sementara itu, Kuasa Usaha Rusia di Warsawa, Andrey Ordash, mengatakan kepada RIA Novosti bahwa ketika dia dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Polandia pada hari Rabu, otoritas Polandia tidak memberikan bukti apa pun bahwa drone-drone yang jatuh itu milik Rusia. Dia mencatat bahwa drone-drone tersebut terbang ke Polandia dari Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved