Influencer Nepal Tuding Banyak Perempuan Diperkosa karena Ikut Demonstrasi

Rabu, 10 September 2025 - 21:12 WIB
loading...
A A A
"Bagaimana mungkin mereka menembak di dalam rumah sakit? Rumah sakit adalah tempat yang damai, tempat yang aman, bagaimana mungkin mereka menembak di dalam rumah sakit?" katanya, seraya menambahkan bahwa seluruh bangsa telah bergabung dengan Gen Z dalam gerakan mereka.

Para pengunjuk rasa membakar rumah beberapa pemimpin politik terkemuka Nepal sebagai bentuk protes terhadap larangan media sosial yang dicabut Selasa pagi, sehari setelah protes anti-pemerintah yang mematikan. Laporan dan video lokal yang dibagikan di media sosial menunjukkan para pengunjuk rasa menyerang kediaman para pemimpin politik terkemuka di dan sekitar Kathmandu. Jam malam diberlakukan di ibu kota dan kota-kota lain, dan sekolah-sekolah di Kathmandu ditutup.

Rumah-rumah yang dibakar termasuk rumah Sher Bahadur Deuba, pemimpin partai terbesar Kongres Nepal, Presiden Ram Chandra Poudel, Menteri Dalam Negeri Ramesh Lekhak, dan pemimpin Partai Komunis Nepal, Pushpa Kamal Dahal. Sebuah sekolah swasta milik istri Deuba, Arzu Deuba Rana, yang saat ini menjabat sebagai menteri luar negeri, juga dibakar.

Protes dan serangan massal terhadap parlemen pada hari Senin berawal dari penolakan terhadap larangan platform media sosial, tetapi dipicu oleh meningkatnya rasa frustrasi dan ketidakpuasan terhadap partai-partai politik di antara masyarakat yang menyalahkan mereka atas korupsi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved