Sosok Moneim Ramadan, Ilmuwan Atom Mesir Diduga Dihabisi Mossad karena Selidiki Nuklir Israel

Senin, 08 September 2025 - 15:03 WIB
loading...
A A A
Dugaan pembunuhan Ramadan harus dilihat dalam konteks kampanye teror sistematis yang telah berlangsung selama puluhan tahun yang dilancarkan oleh rezim Israel terhadap para ilmuwan Mesir, Arab, dan Muslim, sebuah strategi brutal yang dirancang untuk menghambat kemajuan intelektual dan mempertahankan kesenjangan teknologi yang melumpuhkan.

Perang terhadap kaum intelektual Muslim ini dimulai dengan pembunuhan Dr Sameera Moussa pada tahun 1952, seorang fisikawan nuklir perempuan perintis, yang tewas dalam kecelakaan mobil yang direkayasa di California setelah sebuah undangan misterius, dengan pengemudinya menghilang untuk melenyapkan satu-satunya saksi.

Peristiwa ini berlanjut dengan pembunuhan Dr Yahya al-Meshad pada tahun 1980 di sebuah hotel di Paris, seorang fisikawan nuklir Irak yang ditikam dan dipukuli hingga tewas, diikuti dengan pemusnahan saksi terakhir yang diketahui beberapa minggu kemudian.

Pada tahun 1989, Dr Said Bedair, seorang ilmuwan gelombang mikro, tewas di Alexandria setelah melaporkan adanya pengawasan dan penggeledahan apartemen; pihak berwenang menganggapnya sebagai bunuh diri.

Pola kecelakaan, peracunan, dan pembunuhan yang terencana ini, yang selalu dibantah dan segera ditutup, menunjukkan ketakutan yang mendalam terhadap pencapaian Muslim dan komitmen yang kejam untuk mempertahankan dominasi regional.

Serangan serupa telah menargetkan sejumlah ilmuwan nuklir Iran selama bertahun-tahun, yang mencerminkan pola terorisme yang lebih luas oleh Israel.

Menurut laporan media Iran, Press TV, badan-badan intelijen Barat, khususnya di Amerika Serikat dan Eropa, telah terlibat secara mendalam di dalamnya, memberikan intelijen, arahan strategis, dan perlindungan diplomatik kepada rezim Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Fasilitas Nuklir dan Minyak Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved