Tidak Ditampung di Hotel, Imigran Ilegal Akan Dipindahkan ke Barak Militer Inggris
Senin, 08 September 2025 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Trump Beri Peringatan Terakhir, Hamas Siap Bernegosiasi
Ia menambahkan bahwa para migran perlu “diproses dengan cepat” untuk menentukan apakah mereka dapat dideportasi.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer merombak kabinetnya pada hari Sabtu, menunjuk Shabana Mahmood sebagai menteri dalam negeri yang baru setelah berjanji untuk mengatasi krisis hotel migran dan banjir imigran ilegal. Ia dilaporkan telah diberi izin untuk menindak tegas arus masuk imigran ilegal tersebut.
Starmer telah menghadapi badai kritik atas krisis ini, yang oleh banyak orang dianggap sebagai bukti bahwa Downing Street memprioritaskan hak dan keselamatan migran di atas rakyat Inggris.
Tingkat penerimaan perdana menteri telah menurun karena sikapnya terhadap imigrasi, serta penanganannya terhadap skandal geng pemerkosaan Pakistan. Hampir 70% warga Inggris memiliki pandangan negatif terhadap Starmer, menurut jajak pendapat YouGov bulan lalu.
Ia menambahkan bahwa para migran perlu “diproses dengan cepat” untuk menentukan apakah mereka dapat dideportasi.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer merombak kabinetnya pada hari Sabtu, menunjuk Shabana Mahmood sebagai menteri dalam negeri yang baru setelah berjanji untuk mengatasi krisis hotel migran dan banjir imigran ilegal. Ia dilaporkan telah diberi izin untuk menindak tegas arus masuk imigran ilegal tersebut.
Starmer telah menghadapi badai kritik atas krisis ini, yang oleh banyak orang dianggap sebagai bukti bahwa Downing Street memprioritaskan hak dan keselamatan migran di atas rakyat Inggris.
Tingkat penerimaan perdana menteri telah menurun karena sikapnya terhadap imigrasi, serta penanganannya terhadap skandal geng pemerkosaan Pakistan. Hampir 70% warga Inggris memiliki pandangan negatif terhadap Starmer, menurut jajak pendapat YouGov bulan lalu.
(ahm)
Lihat Juga :