Tidak Ditampung di Hotel, Imigran Ilegal Akan Dipindahkan ke Barak Militer Inggris

Senin, 08 September 2025 - 17:30 WIB
loading...
Tidak Ditampung di Hotel,...
Imigran ilegal akan dipindahkan ke barak militer Inggris. Foto/X/@MichaelSCollura
A A A
LONDON - Kementerian Pertahanan Inggris berencana untuk menampung para migran ilegal di barak militer. Itu terjadi setelah protes meluas atas penggunaan hotel yang didanai pajak oleh pemerintah.

Demonstrasi meletus di seluruh Inggris setelah seorang gadis berusia 14 tahun diserang secara seksual pada bulan Juli oleh seorang migran yang ditampung di sebuah hotel di kota Epping.

Hingga Juli, 45.000 pencari suaka ditampung di hotel dengan biaya hampir £6 juta (USD8,1 juta) per hari – pengeluaran yang telah memicu kemarahan publik di tengah krisis keuangan Inggris yang semakin memburuk.

Pada hari Sabtu saja, lebih dari 1.000 migran menyeberangi Selat Inggris dengan perahu kecil untuk mencapai negara itu, menurut Kementerian Dalam Negeri.

“Kami sedang mempertimbangkan potensi penggunaan lokasi militer dan non-militer untuk akomodasi sementara bagi orang-orang yang datang dengan perahu kecil ini yang mungkin tidak berhak berada di sini,” ujar Menteri Pertahanan John Healey kepada Sky News.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved