Kabel Laut Merah Putus, Akses Internet Asia dan Timur Tengah Lumpuh

Minggu, 07 September 2025 - 18:35 WIB
loading...
Kabel Laut Merah Putus,...
Kabel Laut Merah putus, akses internet Asia dan Timur Tengah lumpuh. Foto/X/@TheSanjivKapoor
A A A
TEHERAN - Pemutusan kabel bawah laut di Laut Merah mengganggu akses internet di beberapa wilayah Asia dan Timur Tengah. Namun, belum jelas penyebab insiden tersebut.

Ada kekhawatiran bahwa kabel-kabel tersebut menjadi sasaran kampanye Laut Merah oleh Houthi, yang digambarkan kelompok tersebut sebagai upaya untuk menekan Israel agar mengakhiri perang genosida di Gaza.

Namun, Houthi telah membantah telah menyerang jalur-jalur tersebut sebelumnya.

Microsoft mengumumkan melalui situs web status bahwa Timur Tengah "mungkin mengalami peningkatan latensi karena pemutusan serat optik bawah laut di Laut Merah."

Perusahaan yang berbasis di Redmond, Washington tersebut tidak segera menjelaskan lebih lanjut, meskipun menyatakan bahwa lalu lintas internet yang tidak melewati Timur Tengah "tidak terdampak."

BacaJuga: Taipan Anutin Charnvirakul Dilantik Jadi PM Thailand, Thaksin Terbang ke Dubai

NetBlocks, yang memantau akses internet, mengatakan "serangkaian gangguan kabel bawah laut di Laut Merah telah menurunkan konektivitas internet di beberapa negara," termasuk India dan Pakistan.

Mereka menyalahkan "kegagalan yang memengaruhi sistem kabel SMW4 dan IMEWE di dekat Jeddah, Arab Saudi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved