Pasukan Khusus AS Gagal Sadap Kim Jong-un, Trump: Saya Tak Tahu Apa-apa Tentang Itu

Minggu, 07 September 2025 - 08:13 WIB
loading...
A A A
Kelompok ini adalah pasukan setara Delta Force di Angkatan Laut, yang muncul dan menjadi sorotan publik setelah pembunuhan Osama bin Laden.

Jurnalis Sean Naylor, reporter keamanan nasional selama 20 tahun di Army Times, pada tahun 2015 menerbitkan sebuah buku yang merinci sejarah JSOC dan beberapa misinya, seperti misi tahun 2008 di mana SEAL Team 6 melancarkan serangan dari Afghanistan ke Pakistan untuk menemukan para pemimpin al-Qaeda.

The Times juga meliput perilisan buku tersebut, yang terbukti menjadi tinjauan paling komprehensif, meskipun tidak resmi, tentang operasi sebuah tim yang telah "terlibat dalam pertempuran yang begitu intim sehingga mereka muncul berlumuran darah yang bukan darah mereka sendiri."

"Di seluruh dunia, mereka telah menjalankan stasiun mata-mata yang menyamar sebagai kapal komersial, menyamar sebagai karyawan sipil perusahaan-perusahaan kedok, dan beroperasi secara rahasia di kedutaan-kedutaan besar sebagai pasangan pria-wanita, melacak mereka yang ingin dibunuh atau ditangkap oleh Amerika Serikat," tulis The Times.

Trump, selama pemerintahan pertamanya, berusaha untuk terlibat dalam jenis kesepakatan yang sama yang telah dia gembar-gemborkan selama masa jabatan keduanya. Selama empat tahun pertama tersebut, dia meraih beberapa kemenangan besar—terutama, Perjanjian Abraham antara Israel dan beberapa negara Timur Tengah.

Presiden awalnya mengupayakan kesepakatan senjata nuklir dengan Korea Utara, tetapi akhirnya memutuskan untuk menerima pernyataan bersama yang ditandatangani pada tahun 2018, yang menjabarkan empat tujuan yang harus dicapai Kim Jong-un: menjalin hubungan baru dengan AS; membangun rezim perdamaian yang langgeng dan stabil di Semenanjung Korea; berkomitmen untuk mengupayakan denuklirisasi penuh di semenanjung tersebut; dan memulihkan sisa-sisa tawanan perang/hilang dan memulangkan mereka.

Perundingan tersebut berpotensi menjadi titik balik penting dalam negosiasi, tetapi pandemi virus corona secara radikal mengubah arah wacana tersebut. Setelah Trump meninggalkan jabatannya, kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Korea Utara yang semakin tertutup—yang sangat terdampak selama pandemi—menjadi semakin mustahil.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Maroko Ciptakan Sejarah...
Maroko Ciptakan Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Berita Terkini
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved