Virus Corona Masih Ganas di AS, 1.450 Meninggal dalam 24 Jam
Senin, 04 Mei 2020 - 09:44 WIB
loading...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Wabah virus corona baru (COVID-19) masih mengganas di Amerika Serikat (AS). John Hopkins University (JHU) mencatat 1.450 orang meninggal akibat penyakit itu dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah total kematian menjadi lebih dari 67.600.
Universitas yang berbasis di Baltimore ini telah mencatat lebih dari 1,15 juta kasus COVID-19 di negara itu pada pukul 20.30 malam pada hari Minggu waktu setempat, dengan 67.674 kematian.
Data versi worldometers, AS memiliki 1.188.122 kasus COVID-19 dengan 68.598 kematian dan 178.263 pasien berhasil disembuhkan.
Baik data JHU maupun worldometers, Amerika Serikat sejauh ini masih menjadi negara dengan jumlah kasus dan kematian tertinggi di dunia akibat COVID-19.
Sebagai perbandingan Spanyol memiliki 247.122 kasus dengan 25.264 kematian dan 148.558 pasien berhasil disembuhkan. Negara ini tercatat sebagai negara dengan jumlah kasus terbanyak kedua di dunia.
Universitas yang berbasis di Baltimore ini telah mencatat lebih dari 1,15 juta kasus COVID-19 di negara itu pada pukul 20.30 malam pada hari Minggu waktu setempat, dengan 67.674 kematian.
Data versi worldometers, AS memiliki 1.188.122 kasus COVID-19 dengan 68.598 kematian dan 178.263 pasien berhasil disembuhkan.
Baik data JHU maupun worldometers, Amerika Serikat sejauh ini masih menjadi negara dengan jumlah kasus dan kematian tertinggi di dunia akibat COVID-19.
Sebagai perbandingan Spanyol memiliki 247.122 kasus dengan 25.264 kematian dan 148.558 pasien berhasil disembuhkan. Negara ini tercatat sebagai negara dengan jumlah kasus terbanyak kedua di dunia.
Lihat Juga :