10 Negara yang Tidak Pernah Dijajah di Dunia, Sebagian Ada di Asia
Rabu, 03 September 2025 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Setelah India merdeka pada 1947, Bhutan menjalin hubungan baik dengan India dan mempertahankan kemerdekaannya hingga kini.
Iran, yang dahulu dikenal sebagai Persia, juga tidak pernah benar-benar dijajah. Meski menghadapi tekanan besar dari Inggris dan Rusia pada abad ke-19 dan ke-20, Iran berhasil mempertahankan status kemerdekaannya.
Kedua kekuatan asing itu sering melakukan intervensi politik dan ekonomi, bahkan membagi wilayah pengaruh di Iran melalui Konvensi Anglo-Rusia 1907. Namun, Iran tetap memiliki pemerintahan sendiri dan tidak pernah secara resmi menjadi koloni.
Meski begitu, kedaulatan Iran sering terganggu oleh kudeta dan intervensi asing, termasuk peran Inggris dan Amerika Serikat dalam menggulingkan Perdana Menteri Mohammad Mossadegh pada 1953. Walaupun begitu, Iran tetap dianggap tidak pernah dijajah secara langsung.
Afghanistan dikenal sebagai “kuburan imperium” karena sejarah panjangnya yang menolak dominasi asing.
Inggris tiga kali mencoba menguasai Afghanistan dalam Perang Anglo-Afghanistan (1839–1842, 1878–1880, dan 1919), tetapi tidak pernah berhasil menguasai penuh negara tersebut.
Pada akhirnya, melalui Perjanjian Rawalpindi 1919, Afghanistan diakui kemerdekaannya. Meski sering menjadi ajang perebutan pengaruh antara kekuatan besar (Inggris, Uni Soviet, Amerika Serikat), Afghanistan tidak pernah menjadi koloni resmi.
Arab Saudi, sebelum terbentuk sebagai kerajaan modern pada 1932, adalah wilayah suku-suku Arab yang relatif bebas dari penjajahan langsung.
Meski Kesultanan Utsmaniyah (Turki) sempat memiliki pengaruh besar di Hijaz (Mekah dan Madinah), wilayah Arab Saudi tidak pernah sepenuhnya dijajah oleh kekuatan asing.
Setelah penyatuan oleh Raja Abdulaziz Ibn Saud, Arab Saudi menjadi negara merdeka yang berdaulat. Keberadaan Mekah dan Madinah sebagai pusat spiritual umat Islam juga membuat wilayah ini sulit dijadikan koloni oleh bangsa Eropa.
Turki modern adalah penerus Kesultanan Utsmaniyah, salah satu kekaisaran terbesar dalam sejarah yang justru pernah menjajah banyak wilayah di tiga benua. Karena statusnya sebagai penjajah, wilayah inti Turki sendiri tidak pernah dijajah.
Setelah Kekaisaran Utsmaniyah runtuh usai Perang Dunia I, sebagian wilayahnya sempat diduduki oleh Sekutu.
Namun, Mustafa Kemal Atatürk memimpin Perang Kemerdekaan Turki (1919–1923) yang berhasil mengusir kekuatan asing dan mendirikan Republik Turki. Dengan demikian, Turki tetap mempertahankan kedaulatannya dan tidak pernah menjadi koloni bangsa asing.
Baca juga: Putri Dubai yang Ceraikan Suami Lewat Instagram Temukan Cinta Lagi, Pamer Cincin Tunangan Rp18 Miliar
7. Iran (Persia)
Iran, yang dahulu dikenal sebagai Persia, juga tidak pernah benar-benar dijajah. Meski menghadapi tekanan besar dari Inggris dan Rusia pada abad ke-19 dan ke-20, Iran berhasil mempertahankan status kemerdekaannya.
Kedua kekuatan asing itu sering melakukan intervensi politik dan ekonomi, bahkan membagi wilayah pengaruh di Iran melalui Konvensi Anglo-Rusia 1907. Namun, Iran tetap memiliki pemerintahan sendiri dan tidak pernah secara resmi menjadi koloni.
Meski begitu, kedaulatan Iran sering terganggu oleh kudeta dan intervensi asing, termasuk peran Inggris dan Amerika Serikat dalam menggulingkan Perdana Menteri Mohammad Mossadegh pada 1953. Walaupun begitu, Iran tetap dianggap tidak pernah dijajah secara langsung.
8. Afghanistan
Afghanistan dikenal sebagai “kuburan imperium” karena sejarah panjangnya yang menolak dominasi asing.
Inggris tiga kali mencoba menguasai Afghanistan dalam Perang Anglo-Afghanistan (1839–1842, 1878–1880, dan 1919), tetapi tidak pernah berhasil menguasai penuh negara tersebut.
Pada akhirnya, melalui Perjanjian Rawalpindi 1919, Afghanistan diakui kemerdekaannya. Meski sering menjadi ajang perebutan pengaruh antara kekuatan besar (Inggris, Uni Soviet, Amerika Serikat), Afghanistan tidak pernah menjadi koloni resmi.
9. Arab Saudi
Arab Saudi, sebelum terbentuk sebagai kerajaan modern pada 1932, adalah wilayah suku-suku Arab yang relatif bebas dari penjajahan langsung.
Meski Kesultanan Utsmaniyah (Turki) sempat memiliki pengaruh besar di Hijaz (Mekah dan Madinah), wilayah Arab Saudi tidak pernah sepenuhnya dijajah oleh kekuatan asing.
Setelah penyatuan oleh Raja Abdulaziz Ibn Saud, Arab Saudi menjadi negara merdeka yang berdaulat. Keberadaan Mekah dan Madinah sebagai pusat spiritual umat Islam juga membuat wilayah ini sulit dijadikan koloni oleh bangsa Eropa.
10. Turki
Turki modern adalah penerus Kesultanan Utsmaniyah, salah satu kekaisaran terbesar dalam sejarah yang justru pernah menjajah banyak wilayah di tiga benua. Karena statusnya sebagai penjajah, wilayah inti Turki sendiri tidak pernah dijajah.
Setelah Kekaisaran Utsmaniyah runtuh usai Perang Dunia I, sebagian wilayahnya sempat diduduki oleh Sekutu.
Namun, Mustafa Kemal Atatürk memimpin Perang Kemerdekaan Turki (1919–1923) yang berhasil mengusir kekuatan asing dan mendirikan Republik Turki. Dengan demikian, Turki tetap mempertahankan kedaulatannya dan tidak pernah menjadi koloni bangsa asing.
Baca juga: Putri Dubai yang Ceraikan Suami Lewat Instagram Temukan Cinta Lagi, Pamer Cincin Tunangan Rp18 Miliar
(sya)
Lihat Juga :