4 Penyebab Operasi Militer Kereta Gideon ke Gaza Gagal Total Versi Militer Israel

Rabu, 03 September 2025 - 04:40 WIB
loading...
4 Penyebab Operasi Militer...
Operasi militer Kereta Gideon ke Gaza gagal total. Foto/X
A A A
GAZA - Sebuah dokumen rahasia militer Israel yang bocor menyebutkan bahwa operasi militer yang bertajuk "Kereta Gideon" sebagian besar gagal di berbagai bidang. Itu termasuk dalam mencapai tujuan utamanya.

Operasi tersebut, yang merupakan nama yang diberikan Israel untuk agresi yang menargetkan Gaza, memiliki tujuan yang dinyatakan untuk mengalahkan Hamas dan membebaskan tawanan yang ditahan di wilayah tersebut.

Namun, tindakan yang dirinci dalam laporan tersebut, yang sebagian dipublikasikan di Hebrew Channel 12, telah dikritik oleh para pejabat Israel, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat, yang mengatakan "Israel telah membuat setiap kesalahan yang mungkin terjadi".

4 Penyebab Operasi Militer Kereta Gideon ke Gaza Gagal Total Versi Militer Israel

1. Tentara Israel Mengalami Kelelahan Berperang

Meskipun para menteri Israel sayap kanan dan ekstremis memuji operasi tersebut, para perwira yang melihat temuan tersebut mengatakan bahwa mereka ragu tentara telah mempelajari pelajaran yang diperlukan menjelang operasi baru, yang diberi nama 'Kereta Perang Gideon II'.

Para perwira senior juga menuduh tentara bertindak "bertentangan dengan doktrin militernya sendiri," dengan menyebutkan salah urus sumber daya dan kelelahan pasukannya sendiri.

Baca Juga: Siapa Yossi Cohen? Mantan Kepala Mossad yang Menantang Netanyahu

2. Terkikisnya Dukungan Internasional

Mereka selanjutnya menyalahkan tentara atas "mengikis dukungan internasional," lapor Times of Israel.

Dokumen tersebut mengatakan Israel mengandalkan "logika pencegahan alih-alih kemenangan yang menentukan," sambil menunjukkan bahwa mereka gagal membebaskan tawanan atau mengakhiri Hamas.

3. Kegagalan dalam Distribusi Bantuan Makanan kepada Rakyat Gaza

Kegagalan besar lainnya, menurut laporan tersebut, adalah "inkompetensi" dalam hal perencanaan dan pendistribusian bantuan. Laporan tersebut mengklaim bahwa Hamas mampu melancarkan kampanye global untuk menuduh Israel membuat penduduknya kelaparan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
Anggaran Militer Israel...
Anggaran Militer Israel Tahun 2024, Mayoritas untuk Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved