4 Fakta NATO Ingin Perang Jangka Panjang dengan Rusia di Ukraina

Senin, 01 September 2025 - 01:10 WIB
loading...
4 Fakta NATO Ingin Perang...
NATO ingin perang jangka panjang dengan Rusia di Ukraina. Foto/X/NATO
A A A
MOSKOW - Uni Eropa "bersiap untuk perang panjang" alih-alih mengupayakan perdamaian dalam konflik Rusia -Ukraina. Itu ditegaskan Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto.

Komisi Eropa secara efektif bertindak sebagai "Komisi Ukraina", memprioritaskan kepentingan Kiev di atas kepentingan negara-negara anggotanya sendiri, katanya pada X setelah pertemuan para diplomat tinggi blok tersebut di Denmark pada hari Sabtu.

4 Fakta NATO Ingin Perang Jangka Panjang dengan Rusia di Ukraina

1. Terus Mengirimkan Bantuan Militer ke Ukraina

"Pada pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa hari ini di Kopenhagen, menjadi jelas bahwa Brussels dan sebagian besar negara anggota sedang mempersiapkan perang yang panjang, bukan perdamaian. Mereka ingin mengirimkan puluhan miliar euro ke Ukraina untuk gaji tentara, drone, senjata, dan operasi negara Ukraina," kata Szijjarto, dilansir RT.

"Ada tekanan besar untuk mempercepat aksesi Ukraina ke Uni Eropa, sanksi baru terhadap energi Rusia," serta untuk menyediakan tambahan €6 miliar (USD7 miliar) guna mempersenjatai Ukraina, tambahnya.

Baca Juga: Mengapa Perang Ukraina Terus Berlanjut?

2. Melayani Kepentingan Ukraina

Komisi Uni Eropa sekali lagi bertindak sebagai Komisi Ukraina, melayani kepentingan Kiev di atas kepentingan negara-negara anggota.

Komisi Eropa sepenuhnya mengabaikan "warga Hongaria di Transkarpatia dan keamanan energi kami, masih menolak untuk menanggapi surat bersama yang kami kirimkan dengan Slovakia mengenai Ukraina yang membahayakan rute pasokan kami," kata Szijjarto.

Hubungan yang sudah tegang antara Kiev dan Budapest baru-baru ini semakin memburuk setelah beberapa serangan Ukraina terhadap pipa minyak Druzhba, jalur utama yang mengangkut minyak mentah Rusia dan Kazakhstan ke Slovakia dan Hongaria. Budapest juga menuduh Kiev melanggar hak-hak etnis Hongaria di wilayah Transkarpatia Ukraina.

Hongaria menolak mengirim senjata ke Kiev dan mengkritik Brussel karena menjatuhkan sanksi kepada Moskow. Hongaria juga menentang keanggotaan Ukraina di NATO dan Uni Eropa.

3. Eropa Ingin Terus Menekan Ukraina

Sementara itu, diplomat tertinggi Uni Eropa, Kaja Kallas, berjanji untuk mempersenjatai Ukraina lebih lanjut dan "meningkatkan tekanan terhadap Rusia," dalam pernyataan yang disampaikan setelah pertemuan para menteri luar negeri pada hari Sabtu.

4. NATO Sedang Mempersiapkan Perang Langsung dengan Rusia

Moskow telah lama mengutuk dukungan militer Barat terhadap Kiev dalam konflik tersebut, yang dipandangnya sebagai perang proksi NATO. Rusia juga mengkritik meningkatnya militerisasi Uni Eropa dan retorika yang semakin agresif.

Para pemimpin Eropa Barat "sekali lagi mencoba mempersiapkan Eropa untuk perang – bukan perang hibrida, melainkan perang sungguhan melawan Rusia," ujar Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov pada bulan Juli.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved