AS Akan Kerahkan Sistem Rudal Typhon ke Jepang, Bisa Bikin China Marah

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:04 WIB
loading...
AS Akan Kerahkan Sistem...
AS akan keerahkan sementara sistem rudal jarak menengah Typhon ke Jepang sebagai bagian dari latihan perang gabungan bulan depan. Foto/US Army
A A A
TOKYO - Amerika Serikat (AS) akan mengerahkan sementara sistem rudal jarak menengah Typhon ke Jepang sebagai bagian dari latihan perang gabungan bulan depan. Kehadiran sistem misil ini kemungkinan akan membuat China marah seperti ketika senjata itu dikerahkan di Filipina tahun lalu.

Sistem misil Typhon merupakan bagian dari upaya Washington untuk mengumpulkan berbagai senjata antikapal di Asia.

Seorang juru bicara Angkatan Darat Pasukan Bela Diri Jepang, sebagaimana dikutip dari Japan Times, Minggu (31/8/2025), mengatakan sistem Typhon akan dikerahkan ke Pangkalan Udara Marinir AS di Iwakuni sebagai bagian dari latihan Resolute Dragon.

Baca Juga: Bikin Marah China, Jenderal AS Sebut Sistem Rudal Typhon di Negara Tetangga Indonesia Penting

Tidak jelas apakah sistem rudal tersebut akan ditembakkan sebagai bagian dari latihan tersebut, tetapi juru bicara tersebut mengatakan tujuannya adalah untuk meningkatkan pencegahan, kapasitas respons, dan operasi terpadu.

Latihan Resolute Dragon akan berlangsung dari 11 September hingga 25 September. Rudal jelajah Tomahawk di peluncurnya dapat mencapai target di China dan Rusia dari Filipina, sementara rudal SM-6 yang juga dibawanya dapat menyerang target udara atau laut yang berjarak lebih dari 200 kilometer.

Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Jumat mengatakan bahwa pengerahan sementara sistem rudal tersebut merupakan langkah destabilisasi lain dari Washington.

"Kami memandang ini sebagai langkah destabilisasi lain dalam kebijakan Washington untuk membangun kemampuan rudal jarak pendek dan menengah berbasis daratnya untuk tujuan pengerahan sistem tersebut di berbagai wilayah di dunia," kata juru bicara kementerian tersebut, Maria Zakharova, dalam sebuah pernyataan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved