Sekjen PBB Kecam Kekejaman di Gaza, Serukan Akuntabilitas di Tengah Kelaparan

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 22:20 WIB
loading...
Sekjen PBB Kecam Kekejaman...
Warga Gaza kelaparan akibat blokade Israel. Foto/anadolu
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam "daftar kengerian tak berujung" yang terjadi di Gaza setelah hampir dua tahun konflik. Adapun pertahanan sipil Gaza melaporkan puluhan korban baru akibat serangan Israel.

Seiring militer Israel bersiap menguasai Kota Gaza, negara itu menghadapi tekanan domestik dan internasional yang semakin meningkat untuk menghentikan serangannya di wilayah Palestina, tempat PBB secara resmi menyatakan bencana kelaparan.

Sekitar dua juta warga Palestina—mayoritas penduduk—telah mengungsi setidaknya sekali selama konflik, dan organisasi-organisasi kemanusiaan memperingatkan agar tidak memperluas operasi militer.

"Gaza dipenuhi puing-puing, dipenuhi mayat, dan dipenuhi contoh-contoh pelanggaran serius hukum internasional," ungkap Guterres kepada wartawan pada hari Kamis (28/8/2025), menekankan perlunya akuntabilitas.

Pada hari Kamis, gumpalan asap tebal mengepul di atas Kota Gaza menyusul pemboman Israel di pinggiran kota, seperti yang terekam dalam rekaman video.

Aya Daher, pengungsi dari distrik Zeitoun di Kota Gaza, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa ia tidak memiliki tempat berlindung dan "hanya menunggu belas kasihan Tuhan" di luar rumah sakit setempat.

"Terjadi ledakan sepanjang malam. Saya terluka, suami saya terluka oleh pecahan peluru, dan putra saya juga terluka di kepala. Syukurlah kami selamat, tetapi ada juga yang menjadi martir," ujarnya.

Cindy McCain, kepala Program Pangan Dunia PBB, memperingatkan Gaza telah mencapai "titik kritis" dan menyerukan pemulihan segera jaringan 200 titik distribusi makanannya.

Setelah kunjungan ke wilayah tersebut, McCain melaporkan menyaksikan langsung bahwa "keputusasaan semakin meningkat".

PBB secara resmi menyatakan bencana kelaparan di wilayah kegubernuran Gaza pekan lalu, yang dikaitkan dengan "penghalang sistematis" pengiriman bantuan kemanusiaan oleh Israel.

Baca juga: Militer Israel Nyatakan Kota Gaza Zona Pertempuran Berbahaya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
Berita Terkini
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved