PBB Voting Bubarkan Pasukan Penjaga Perdamaian Lebanon akibat Tekanan AS dan Israel

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 20:57 WIB
loading...
A A A
Meskipun gencatan senjata telah tercapai pada bulan November, serangan udara Israel terus berlanjut, menewaskan banyak warga sipil dan merusak infrastruktur, termasuk pangkalan UNIFIL.

Israel menyambut baik keputusan PBB tersebut. "Sebagai gantinya, kami mendapat kabar baik dari PBB," ujar utusan Israel untuk PBB, Danny Danon, mencerminkan kepuasan Tel Aviv atas pembubaran pasukan internasional yang, meskipun memiliki keterbatasan, telah menjadi pengekangan minimal terhadap impunitas Israel.

AS telah memainkan peran penting dalam menyingkirkan UNIFIL. Di bawah pemerintahan Presiden AS Donald Trump, Washington memangkas dana, mendorong penghentian misi tersebut, dan menuduhnya tidak efektif.

Penjabat Duta Besar AS untuk PBB, Dorothy Shea, menyatakan pada hari Kamis bahwa ini akan menjadi perpanjangan misi terakhir yang didukung AS. "Ini akan menjadi terakhir kalinya Amerika Serikat mendukung perluasan UNIFIL," ujarnya.

Para pejabat Lebanon mengatakan AS sedang mempersiapkan mereka untuk gagal. Meskipun Washington menyerukan agar Hizbullah disingkirkan dari selatan, pada saat yang sama mereka menarik pasukan yang telah mendukung Pasukan Bersenjata Lebanon (LAF) dalam membangun sedikit stabilitas.

Sejak gencatan senjata November, UNIFIL dan LAF telah bersama-sama membongkar ratusan instalasi Hizbullah, termasuk terowongan dan gudang senjata.

Namun, otoritas Lebanon bersikeras tentara saat ini tidak siap untuk mempertahankan kendali tanpa bantuan, terutama dengan menurunnya pendanaan internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved