PBB Voting Bubarkan Pasukan Penjaga Perdamaian Lebanon akibat Tekanan AS dan Israel

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 20:57 WIB
loading...
PBB Voting Bubarkan...
Pasukan UNIFIL berada di perbatasan Lebanon. Foto/anadolu
A A A
NEW YORK - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah memilih untuk mengakhiri Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). Langkah ini tunduk pada tekanan dari Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, Israel, yang telah lama berupaya mengakhiri misi penjaga perdamaian tersebut.

Resolusi bulat yang dikeluarkan pada hari Kamis (28/8/2025) memperbarui mandat tersebut untuk terakhir kalinya, hingga 31 Desember 2026, setelah itu misi yang beranggotakan hampir 11.000 orang tersebut akan ditarik dalam "penarikan yang tertib dan aman."

Resolusi ini menandai awal dari berakhirnya pasukan yang awalnya dikerahkan pada tahun 1978 untuk memantau penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan.

Selama beberapa dekade, UNIFIL telah beroperasi sebagai penyangga antara pasukan pendudukan Israel dan kelompok Hizbullah Lebanon. UNIFIL mendokumentasikan pelanggaran oleh kedua belah pihak di sepanjang Garis Biru yang ditetapkan PBB.

Mandatnya yang diperluas pasca-2006 menugaskan misi tersebut untuk mendukung Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) di selatan.

Namun, para pejabat Israel semakin mendesak pembubaran UNIFIL, menuduhnya gagal mengendalikan Hizbullah.

Tuntutan mereka semakin intensif setelah serangan militer Oktober 2023 di Gaza, di mana Israel melancarkan serangan darat paralel ke Lebanon selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved