5 Negara Paling Rasis di Dunia, 2 di Antaranya Musuh Bebuyutan
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
Negara-negara seperti Qatar, Iran, Arab Saudi, Israel dan negara-negara Timur Tengah lainnya berada di peringkat terbawah, yang mungkin mencerminkan norma-norma sosial yang kaku terkait perbedaan ras di wilayah-wilayah ini.
5 Lima Negara Paling Rasis di Dunia
Contoh Nyata:
•Komunitas minoritas Roma mengalami diskriminasi sistemik, agar akses terbatas ke pendidikan, perumahan, pekerjaan dipandang sebagai persoalan struktural lama. Banyak dari komunitas tersebut tinggal di kawasan kumuh seperti “cardboard cities” yang terisolasi dari layanan publik.
•Dalam sepak bola, fans Serbia tertangkap melakukan ujaran rasisme terhadap pemain kulit hitam dan etnis asing; misalnya, pelecehan verbal terhadap pemain Zimbabwe dan tindakan fans yang memajang spanduk rasis selama pertandingan Euro 2024.
Contoh Nyata:
•Negara ini menerapkan sistem “kafala” atau "sponsorship", menciptakan struktur yang lebih menguntungkan warga Arab/Eropa dibanding buruh migran dari Asia Selatan atau pun Afrika. PBB menyebutnya sebagai “de facto caste system”.
•Kasus ketenagakerjaan 2022, di mana hotel-hotel mitra Piala Dunia FIFA terbukti melakukan diskriminasi upah berdasarkan kewarganegaraan—pekerja asing dari Asia Afrika sering dibayar jauh lebih rendah meski melakukan pekerjaan sama dengan pekerja Arab, terutama Qatar.
5 Lima Negara Paling Rasis di Dunia
1. Serbia
Negara ini berada di urutan ke-87 atau paling buruk, menunjukkan persepsi tingkat kesetaraan ras sangat rendah.Contoh Nyata:
•Komunitas minoritas Roma mengalami diskriminasi sistemik, agar akses terbatas ke pendidikan, perumahan, pekerjaan dipandang sebagai persoalan struktural lama. Banyak dari komunitas tersebut tinggal di kawasan kumuh seperti “cardboard cities” yang terisolasi dari layanan publik.
•Dalam sepak bola, fans Serbia tertangkap melakukan ujaran rasisme terhadap pemain kulit hitam dan etnis asing; misalnya, pelecehan verbal terhadap pemain Zimbabwe dan tindakan fans yang memajang spanduk rasis selama pertandingan Euro 2024.
2. Qatar
Negara Teluk kaya raya ini berada di urutan ke-86, artinya persepsi tingkat kesetaraan ras juga sangat rendah.Contoh Nyata:
•Negara ini menerapkan sistem “kafala” atau "sponsorship", menciptakan struktur yang lebih menguntungkan warga Arab/Eropa dibanding buruh migran dari Asia Selatan atau pun Afrika. PBB menyebutnya sebagai “de facto caste system”.
•Kasus ketenagakerjaan 2022, di mana hotel-hotel mitra Piala Dunia FIFA terbukti melakukan diskriminasi upah berdasarkan kewarganegaraan—pekerja asing dari Asia Afrika sering dibayar jauh lebih rendah meski melakukan pekerjaan sama dengan pekerja Arab, terutama Qatar.
Lihat Juga :