PM Israel Dicap Munafik, Usik Genosida Armenia tapi Tutup Mata pada Genosida Gaza

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:03 WIB
loading...
A A A
Namun, pemerintah Israel sebenarnya tidak mengadopsi resolusi tersebut, dan Parlemen tidak mengesahkannya.

Interaksi Netanyahu dan Bet David itu menuai kecaman luas di dunia maya oleh banyak orang yang menganggap Netanyahu "munafik" karena membicarakan genosida Armenia ketika negaranya sendiri sedang melakukan genosida di Gaza saat ini.

Banyak warga Armenia di dunia maya mengungkapkan kemarahan mereka kepada Netanyahu karena menggunakan genosida Armenia sebagai "kedok" untuk "menutupi kekejaman Israel di Gaza" dan untuk "menghindari pertanggungjawaban atas peran Israel dalam mempersenjatai pembersihan etnis Armenia di Artsakh, Azerbaijan".

Banyak juga yang mencatat bahwa Israel belum mengesahkan resolusi penuh Knesset yang secara resmi mengakui genosida Armenia, dan menambahkan bahwa Israel membantu Azerbaijan melakukan pembersihan etnis terhadap warga Armenia".

Pengakuan Netanyahu atas genosida Armenia tampak seperti "oportunisme geografis" bagi banyak pengguna media sosial, sementara penerimaannya dengan kata-kata sederhana seperti "Saya baru saja melakukannya" tampak sangat "tidak serius" bagi mereka.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Turki mengeluarkan pernyataan tentang komentar Netanyahu, yang menyatakan, "Itu adalah upaya untuk mengeksploitasi tragedi masa lalu untuk tujuan politik."

"Saat ini sedang diadili atas perannya dalam genosida yang dilakukan terhadap rakyat Palestina, Netanyahu berusaha untuk menutupi kejahatan yang dilakukan oleh dirinya sendiri dan pemerintahannya. Kami mengutuk dan menolak pernyataan tersebut, yang tidak sesuai dengan realitas sejarah dan hukum," imbuh kementerian itu, seperti dikutip Middle East Eye, Kamis (28/8/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Berita Terkini
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved