PM Israel Dicap Munafik, Usik Genosida Armenia tapi Tutup Mata pada Genosida Gaza

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:03 WIB
loading...
PM Israel Dicap Munafik,...
PM Israel Benjamin Netanyahu akui genosida Armenia oleh Kesultanan Ottoman, tapi tutup mata atas genosida Gaza oleh militer Israel. Foto/via Ohad Zwigenberg
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya telah mengakui genosida Armenia oleh Kesultanan Ottoman, pendahulu Turki. Komentar tersebut telah membuatnya dituduh munafik karena menutup mata dan bahkan menolak anggapan bahwa militer Israel melakukan genosida terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Pernyataan Netanyahu disampaikan dalam sebuah wawancara dengan tokoh media sayap kanan Israel; Patrick Bet David, pada Selasa lalu.

Bet David bertanya kepada Netanyahu dalam podcast"PBD"-nya mengapa Israel belum mengakui pembunuhan yang melenyapkan sebagian besar penduduk Kristen Armenia. Netanyahu menjawab bahwa dia menerima pembunuhan lebih dari 1,5 juta orang Armenia oleh Kesultanan Ottoman, serta ratusan ribu orang Asiria dan Yunani, selama Perang Dunia I sebagai genosida.

Baca Juga: Israel Usir Pastor Katolik Italia karena Sebut Zionis Lakukan Genosida Gaza

"Faktanya, saya rasa kita sudah mengakuinya. Saya rasa Knesset (Parlemen) telah mengeluarkan resolusi terkait hal itu," jawab Netanyahu.

Menurut para pengguna media sosial, komentar Netanyahu itu mungkin merujuk pada para anggota Knesset di Komite Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga yang mengeluarkan resolusi yang mengakui genosida tersebut pada tahun 2016.

Ketika ditanya oleh Bet David apakah dia sendiri mengakui genosida Armenia, Netanyahu berkata, "Saya baru saja mengakuinya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved