Viral! Politisi AS Bakar Al-Qur'an, Sesumbar Ingin Akhiri Islam di Texas

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:31 WIB
loading...
Viral! Politisi AS Bakar...
Politisi Amerika Serikat, Valentina Gomez, membakar Al-Quran dan merekamnya dalam video yang diunggah di X. Foto/Marocco World News
A A A
WASHINGTON - Seorang politisi perempuan Amerika Serikat (AS) telah membakar Al-Qur'an dan merekam aksinya dalam sebuah video yang diunggah di X. Dia bahkan sesumbar ingin mengakhiri Islam di wilayah Texas.

Politisi bernama Valentina Gomez tersebut merupakan kandidat Kongres dari Partai Republik di Texas.

Video yang diunggah diberi caption: "Saya akan mengakhiri Islam di Texas, semoga Tuhan membantu saya."

Video tersebut dengan cepat menjadi viral dan menuai kritik keras dari kelompok advokasi Muslim, pemimpin politik, dan pengguna media internet.

Baca Juga: Politiskus Denmark Bakar Al-Qur'an di Depan Kedubes Turki

"Amerika adalah negara Kristen, jadi para teroris Muslim ini bisa mencelakai 57 negara Muslim mana pun. Hanya ada satu Tuhan yang benar, yaitu Tuhan Israel," katanya dalam video tersebut, yang dikutip dari Marocco World News, Kamis (28/8/2025).

Ini bukan pertama kalinya Gomez menjadi berita utama karena menargetkan komunitas Muslim.

Pada Mei 2025, dia menyerbu panggung di Texas Muslim Capitol Day, sebuah acara tahunan untuk melibatkan masyarakat sipil di State Capitol.

Dia saat itu meraih mikrofon dan berteriak: "Islam tidak punya tempat di Texas. Bantu saya ke Kongres agar kita bisa mengakhiri Islamisasi Amerika. Saya hanya takut kepada Tuhan."

Acara yang mencakup doa, pelatihan, dan pertemuan dengan para anggota Parlemen itu terganggu oleh tindakannya.

The Council on American-Islamic Relations (CAIR) mengecam retorikanya dan memperingatkan bahwa perilaku tersebut memicu Islamofobia dan mengancam kebebasan beragama di Amerika Serikat.

Gomez juga menuai kritik atas aksi provokatif lainnya. Pada Desember 2024, dia merilis video kampanye yang menampilkan eksekusi tiruan seorang imigran berkerudung sambil menyerukan "eksekusi publik" terhadap migran tak berdokumen. Platform media sosial membatasi rekaman tersebut karena konten kekerasan.

Awal tahun ini, dia merekam dirinya sendiri membakar literatur LGBTQ+ dan melontarkan pernyataan bermusuhan tentang komunitas transgender.

Video pembakaran Al-Qur'an Gomez muncul di saat Islamofobia sedang meningkat di banyak belahan dunia, termasuk Amerika Serikat. Kelompok advokasi Muslim mengatakan ujaran kebencian dan insiden anti-Muslim telah meningkat, terutama di kalangan tokoh politik sayap kanan.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa politisi dan kandidat Partai Republik telah menggunakan retorika anti-Muslim untuk menarik basis pemilih tertentu. Hal ini semakin memperdalam perpecahan di Amerika Serikat.

Insiden ini juga menggemakan kontroversi serupa di Eropa. Di Swedia, beberapa aktivis sayap kanan melakukan pembakaran Al-Qur'an di luar masjid pada tahun 2023 dan 2024, yang memicu protes di berbagai negara mayoritas Muslim. Pemerintah Swedia mengutuk tindakan tersebut tetapi membelanya karena dilindungi oleh undang-undang kebebasan berbicara.

Banyak Muslim, baik di AS maupun di luar negeri, memandang tindakan tersebut bukan sebagai kebebasan berekspresi, melainkan sebagai serangan yang disengaja terhadap keyakinan dan identitas mereka. Kelompok advokasi menekankan bahwa melindungi kebebasan beragama berarti memastikan tidak ada komunitas yang menjadi sasaran kebencian.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved