China Tolak Ajakan AS Kurangi Senjata Nuklir, Anggap Tak Masuk Akal
Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
Klaim Trump perihal jumlah senjata nuklir terbanyak di dunia berbeda dengan data lembaga independen internasional. Menurut Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Rusia menyimpan sekitar 2.591 hulu ledak nuklir dan telah mengerahkan 1.718, sementara AS menyimpan 1.930 hulu ledak nuklir dan mengerahkan 1.770.
Sedangkan China memiliki 576 hulu ledak nuklir yang disimpan dan 24 telah dikerahkan. Inggris dan Prancis mempertahankan 120 dan 280 hulu ledak yang telah dikerahkan.
Perjanjian pengendalian senjata terakhir antara Washington dan Moskow, perjanjian New START, membatasi hulu ledak nuklir strategis yang dikerahkan pada 1.550—tingkat terendah dalam beberapa dekade.
Ditandatangani pada tahun 2010 dan akan berakhir pada tahun 2021, perjanjian ini diperpanjang selama lima tahun hingga tahun 2026.
Rusia secara resmi menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian tersebut pada tahun 2023 karena bantuan militer AS ke Ukraina, tetapi menyatakan akan terus mematuhi batasan yang ditetapkan dalam perjanjian tersebut.
Sedangkan China memiliki 576 hulu ledak nuklir yang disimpan dan 24 telah dikerahkan. Inggris dan Prancis mempertahankan 120 dan 280 hulu ledak yang telah dikerahkan.
Perjanjian pengendalian senjata terakhir antara Washington dan Moskow, perjanjian New START, membatasi hulu ledak nuklir strategis yang dikerahkan pada 1.550—tingkat terendah dalam beberapa dekade.
Ditandatangani pada tahun 2010 dan akan berakhir pada tahun 2021, perjanjian ini diperpanjang selama lima tahun hingga tahun 2026.
Rusia secara resmi menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian tersebut pada tahun 2023 karena bantuan militer AS ke Ukraina, tetapi menyatakan akan terus mematuhi batasan yang ditetapkan dalam perjanjian tersebut.
(mas)
Lihat Juga :