Turki Bangun Tempat Perlindungan Bom di Penjuru Negeri, Bersiap Perang?

Rabu, 27 Agustus 2025 - 10:15 WIB
loading...
Turki Bangun Tempat...
Warga menjadikan jaringan kereta bawah tanah sebagai tempat perlindungan bom saat serangan Rusia di Kiev, Ukraina. Foto/anadolu
A A A
ANKARA - Turki telah mulai membangun tempat perlindungan bom di seluruh 81 provinsi. Kabar itu diungkap seorang sumber yang mengetahui rencana tersebut kepada Middle East Eye (MEE).

Menurut sumber tersebut, Presiden Recep Tayyip Erdogan menyetujui proyek tersebut dalam rapat kabinet pada bulan Juni.

Saat itu, Iran dan Israel sedang berperang, dengan Israel menyerang Iran dengan serangan udara dan Teheran membalas dengan rudal balistik.

Administrasi Pengembangan Perumahan Turki (TOKI) telah ditugaskan untuk melaksanakan pembangunan tersebut.

Bulan lalu, laporan yang disusun Akademi Intelijen Nasional Turki tentang perang 12 hari Israel dengan Iran merekomendasikan agar pemerintah membangun sistem peringatan dini dan membangun tempat perlindungan yang lengkap.

Laporan tersebut menyarankan pemanfaatan stasiun metro bawah tanah di kota-kota besar dan penerapan langkah-langkah untuk meminimalkan korban sipil jika terjadi konflik regional.

Para pejabat Turki khususnya terkesan dengan jaringan luas tempat perlindungan bom Israel di kota-kota besar, yang memungkinkan warga sipil berlindung selama pemboman.

Pada hari Selasa, stasiun televisi Turki NTV melaporkan, “Tujuan inisiatif ini adalah untuk menciptakan area aman di mana warga sipil dapat dilindungi jika terjadi kemungkinan perang atau bencana, termasuk ancaman nuklir.”

Saluran tersebut mencatat, Turki saat ini kekurangan infrastruktur tempat penampungan yang memadai dan fasilitas yang ada tidak memenuhi persyaratan dasar.

Kementerian Urbanisasi juga telah mempelajari contoh-contoh internasional seperti Jepang dan Swiss, lapor NTV, seraya menambahkan pembangunan telah dimulai di beberapa kota, termasuk ibu kota, Ankara.

Peraturan Tempat Penampungan Turki, yang diberlakukan pada tahun 1987, mewajibkan tempat penampungan di gedung-gedung dengan ukuran di atas ukuran tertentu.

Namun, dalam praktiknya, peraturan tersebut seringkali diabaikan, dengan banyak area penampungan yang telah ditentukan justru digunakan sebagai tempat parkir atau gudang.

Baca juga: Kian Merajalela, Pasukan Israel Hancurkan 1.000 Bangunan di Kota Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Efisiensi Anggaran,...
Efisiensi Anggaran, BGN Hentikan Sementara MBG saat Libur Sekolah 22 Juni-13 Juli 2026
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Berita Terkini
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved