Dana Kekayaan Norwegia Cabut Investasi dari Caterpillar Terkait Pelanggaran HAM di Gaza
Rabu, 27 Agustus 2025 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Awal bulan ini, lembaga tersebut menyatakan akan mendivestasi 11 perusahaan Israel menyusul laporan di surat kabar terkemuka Norwegia, Aftenposten, yang menyatakan telah berinvestasi di produsen mesin jet Israel yang menyediakan suku cadang untuk jet tempur Israel yang menewaskan orang-orang di Gaza, yang memicu protes publik yang meluas.
Akibatnya, Perdana Menteri Jonas Gahr Store meminta Menteri Keuangan dan mantan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg untuk meninjau kembali dana tersebut.
Tekanan dari aktivis pro-Palestina terhadap dana tersebut meningkat sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada Oktober 2023.
Pemerintah yang dipimpin Partai Buruh menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk melawan tekanan, dengan parlemen Norwegia pada bulan Juni menolak proposal divestasi dari semua perusahaan militer Israel yang beroperasi di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.
Menurut situs web Norges Bank Investment Management, tujuan dana tersebut adalah “untuk memastikan pengelolaan pendapatan jangka panjang dari sumber daya minyak dan gas Norwegia, sehingga kekayaan ini bermanfaat bagi generasi sekarang dan mendatang.”
Baca juga: Kian Merajalela, Pasukan Israel Hancurkan 1.000 Bangunan di Kota Gaza
Akibatnya, Perdana Menteri Jonas Gahr Store meminta Menteri Keuangan dan mantan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg untuk meninjau kembali dana tersebut.
Tekanan dari aktivis pro-Palestina terhadap dana tersebut meningkat sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada Oktober 2023.
Pemerintah yang dipimpin Partai Buruh menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk melawan tekanan, dengan parlemen Norwegia pada bulan Juni menolak proposal divestasi dari semua perusahaan militer Israel yang beroperasi di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.
Menurut situs web Norges Bank Investment Management, tujuan dana tersebut adalah “untuk memastikan pengelolaan pendapatan jangka panjang dari sumber daya minyak dan gas Norwegia, sehingga kekayaan ini bermanfaat bagi generasi sekarang dan mendatang.”
Baca juga: Kian Merajalela, Pasukan Israel Hancurkan 1.000 Bangunan di Kota Gaza
(sya)
Lihat Juga :