Dana Kekayaan Norwegia Cabut Investasi dari Caterpillar Terkait Pelanggaran HAM di Gaza

Rabu, 27 Agustus 2025 - 09:08 WIB
loading...
A A A
Tahun lalu, dana pensiun swasta terbesar Norwegia juga melepas sahamnya di Caterpillar atas keterlibatannya dalam pelanggaran hak asasi manusia di wilayah Palestina yang diduduki.

KLP yang berbasis di Oslo menjual saham dan obligasinya di perusahaan tersebut, senilai USD69 juta pada bulan Juni tahun lalu.

Middle East Eye menghubungi Caterpillar untuk meminta komentar, tetapi belum menerima tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Dana tersebut juga menyatakan telah menarik diri dari lima bank Israel yang membiayai pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki.

Perusahaan-perusahaan ini termasuk First International Bank of Israel, FIBI Holdings, Bank Leumi, Mizrahi Tefahot, dan Bank Hapoalim.

Nilai saham di kelima bank Israel tersebut mencapai USD661 juta per 30 Juni, menurut data dana tersebut.

Dana kekayaan Norwegia ini didukung oleh pendapatan minyak negara yang sangat besar, dengan nilai USD1,9 triliun dan investasi di lebih dari 8.600 perusahaan di seluruh dunia.

Divestasinya dari bank-bank tersebut berarti kini telah mengurangi separuh kepemilikannya di perusahaan-perusahaan Israel hanya dalam beberapa pekan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.23: Pengorbanan Elio Demi Menyelamatkan Arumi Harus Dibayar Mahal
Berita Terkini
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Infografis
Dunia Diam saat Gaza...
Dunia Diam saat Gaza Menderita Pelanggaran HAM Paling Keji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved