Trump: Perang Israel di Gaza akan Berakhir Konklusif dalam 2 hingga 3 Minggu

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:45 WIB
loading...
Trump: Perang Israel...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Israel harus mengakhiri perangnya di Gaza "segera". Meskipun demikian, ia menolak mengkritik Israel atas genosida yang menghancurkan di wilayah tersebut.

"Saat ini mereka membicarakan Kota Gaza - selalu ada pembicaraan tentang sesuatu," ujar Trump di Ruang Oval saat bertemu dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.

"Pada suatu titik, ini akan berakhir, dan saya katakan Anda sebaiknya segera menyelesaikannya. Anda harus segera menyelesaikannya," papar Trump.

Untuk pertama kalinya sejak menjabat, Trump memberikan kerangka waktu spesifik kapan ia membayangkan perang akan berakhir.

"Saya pikir dalam dua hingga tiga minggu ke depan, Anda akan mendapatkan akhir yang cukup konklusif," katanya sebelum menambahkan, "Sulit untuk mengatakannya karena mereka telah berperang selama ribuan tahun."

Trump dikenal dengan gayanya yang spontan, dan tenggat waktu lain yang ia berikan untuk memberlakukan tarif telah datang dan pergi.

Secara umum, pemerintahan Trump tidak menunjukkan urgensi untuk mengakhiri genosida Israel dan telah mendukung keputusan Israel untuk melancarkan serangan baru di Kota Gaza, menurut para ahli.

Berbicara bersama Trump di Gedung Putih, Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan AS ingin perang berakhir, tetapi syaratnya adalah pembubaran Hamas. "Kami ingin perang ini berakhir. Perang ini harus berakhir tanpa Hamas," ujar dia.

Meskipun Israel telah melancarkan serangan selama 22 bulan setelah serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan, kelompok Palestina tersebut terus melancarkan serangan gerilya terhadap pasukan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved