Trump: Perang Israel di Gaza akan Berakhir Konklusif dalam 2 hingga 3 Minggu

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:45 WIB
loading...
A A A
“Gencatan senjata bagi Trump, seperti kebanyakan politisi Amerika, selalu berkaitan dengan para sandera. Jika nyawa warga Palestina terselamatkan, itu hal yang baik. Jika perang berakhir, itu tidak masalah. Tapi itu bukan tujuannya. Lagipula, mereka hanyalah warga Palestina. Tidak ada keuntungan bagi Trump,” ujar Khaled Elgindy, peneliti tamu di Pusat Studi Arab Kontemporer Universitas Georgetown, sebelumnya kepada Middle East Eye.

Mesir dan Qatar merancang proposal gencatan senjata 60 hari pekan lalu yang akan membuat Hamas membebaskan 10 tawanan Israel dengan imbalan gencatan senjata dan pembebasan tahanan Palestina. Hamas menyetujui persyaratan tersebut, tetapi Israel menolaknya.

Para ahli mengatakan tanpa tekanan AS untuk berunding, pemerintahan Netanyahu—yang mencakup menteri-menteri keuangan dan keamanan nasional berpengaruh yang ingin mencaplok Gaza—tidak punya alasan untuk mencapai kesepakatan.

Pada saat yang sama, AS telah berpartisipasi dalam perundingan yang mungkin memperkeras posisi Israel, dengan para pejabat AS mencari negara ketiga yang bersedia menerima warga Palestina yang terusir paksa dari Gaza. MEE melaporkan AS telah membahas topik ini dengan Libya.

Trump mengatakan pada hari Senin bahwa "dorongan diplomatik yang sangat serius" untuk mengakhiri perang sedang berlangsung, tetapi tidak memberikan detailnya.

"Ini harus segera berakhir karena, di antara kelaparan dan semua masalah lainnya—yang lebih buruk daripada kelaparan, kematian, kematian murni—banyak orang terbunuh," ujar Trump.

Baca juga: Trump Tidak Senang Israel Serang Rumah Sakit Gaza yang Tewaskan 20 Orang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Berita Terkini
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved