Rayakan Hari Kemerdekaan, Ukraina Serang Fasilitas Nuklir Rusia

Minggu, 24 Agustus 2025 - 17:37 WIB
loading...
A A A
Pada hari Sabtu, Rusia mengatakan pasukannya di Ukraina timur telah merebut dua desa di wilayah Donetsk.

Pasukan Rusia telah maju sangat lambat, dan dengan biaya besar, di Ukraina timur dan sekarang menguasai sekitar 20% wilayah Ukraina.

Invasi skala penuh ke Ukraina dilancarkan oleh Rusia pada Februari 2022.

Diplomasi yang intens telah berlangsung bulan ini, dengan Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada 15 Agustus.

KTT tersebut disebut sebagai langkah penting menuju perdamaian di Ukraina. Namun, meskipun kedua pemimpin mengklaim bahwa perundingan tersebut merupakan
Setelah sukses, Trump sejak itu menunjukkan rasa frustrasi yang semakin besar di depan umum atas tidak tercapainya kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina.

Presiden AS mengatakan ia sedang mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi ekonomi lebih lanjut kepada Rusia atau menarik diri dari perundingan damai.

"Saya akan membuat keputusan tentang apa yang akan kita lakukan dan itu akan menjadi, itu akan menjadi keputusan yang sangat penting, dan itu adalah apakah itu sanksi besar atau tarif besar atau keduanya, atau kita tidak melakukan apa pun dan mengatakan ini adalah perjuangan Anda," kata Trump pada hari Jumat.

Di Lapangan Kemerdekaan Ukraina, orang-orang melewati tugu peringatan darurat untuk warga Ukraina yang gugur saat membela negara.

Zelensky telah berulang kali menyerukan gencatan senjata tanpa syarat dan sekutu-sekutu Eropanya juga bersikeras untuk menghentikan pertempuran.

Ia menuduh Rusia "melakukan segala yang bisa dilakukannya" untuk mencegah pertemuan dengan Putin dalam upaya mengakhiri perang.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Putin siap bertemu dengan pemimpin Ukraina "ketika agenda untuk pertemuan puncak sudah siap, dan agenda ini belum siap sama sekali", menuduh Zelensky mengatakan "tidak untuk segalanya".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Profil Pendidikan Sudaryono,...
Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved