Rayakan Hari Kemerdekaan, Ukraina Serang Fasilitas Nuklir Rusia

Minggu, 24 Agustus 2025 - 17:37 WIB
loading...
Rayakan Hari Kemerdekaan,...
Ukraina serang fasilitas nuklir Rusia. Foto/X
A A A
MOSKOW - Rusia menyalahkan serangan pesawat nirawak Ukraina atas kebakaran di pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah Kursk barat. Kremlin mengatakan beberapa fasilitas listrik dan energi Rusia telah menjadi sasaran serangan Ukraina.

Tidak ada korban luka dan api segera dipadamkan, kata layanan pers pembangkit listrik tersebut melalui aplikasi pesan Telegram. Dikatakan bahwa serangan itu telah merusak sebuah transformator, tetapi tingkat radiasi masih dalam kisaran normal.

Petugas pemadam kebakaran juga dikirim ke lokasi kebakaran di pelabuhan Ust-Luga di wilayah Leningrad, Rusia, yang memiliki terminal ekspor bahan bakar besar. Gubernur wilayah tersebut mengatakan sekitar 10 pesawat nirawak Ukraina telah ditembak jatuh dan puing-puing telah memicu kebakaran.

Ukraina belum mengomentari tuduhan Rusia tersebut.

Melansir BBC, Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan telah mengetahui laporan terkait kebakaran tersebut, sementara direktur jenderalnya menambahkan bahwa "setiap fasilitas nuklir harus dilindungi setiap saat".

IAEA telah berulang kali mendesak Rusia dan Ukraina untuk menunjukkan pengendalian diri maksimal di sekitar fasilitas nuklir dalam perang tersebut.

Hal ini terjadi ketika Ukraina merayakan hari kemerdekaannya pada hari Minggu, yang menandai deklarasi kemerdekaan negara tersebut dari Uni Soviet pada tahun 1991.

Baca Juga: Ukraina Keluarkan Peringatan Militer kepada Belarusia

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan Ukraina akan terus memperjuangkan kemerdekaannya, dalam sebuah pidato video pada Minggu pagi.

Ia berkata: "Kita membutuhkan perdamaian yang adil, perdamaian di mana masa depan kita hanya akan ditentukan oleh kita sendiri."

Ukraina "tidak akan menunggu isyarat niat baik," tambahnya: "Ketika Rusia ingin merebut wilayah Sumy, maka angkatan bersenjata kita akan muncul di wilayah Kursk.

"Ketika musuh menyerang sistem energi kita, ingin meninggalkan kita tanpa cahaya dan panas, maka kilang minyaknya akan terbakar.

"Maka keadilan pun ditegakkan, maka Ukraina pun menyerang ketika seruannya untuk perdamaian tak didengar."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Kesepakatan Damai AS-Iran...
Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB
Rekomendasi
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved