Proyek 'Kedutaan Super' China di London Picu Kepanikan Inggris

Minggu, 24 Agustus 2025 - 14:32 WIB
loading...
Proyek Kedutaan Super...
Desain kedutaan super China di london Picu yang memicu kepanikan Inggris. Kantor misi diplomatik megah ini dikhawatirkan jadi markas operasi spionase China di Eropa. Foto/Telegraph
A A A
LONDON - Rencana pembangunan "kedutaan super" China di London telah ditunda setelah pejabat Inggris menuntut klarifikasi atas "bagian abu-abu" dalam desainnya dan Beijing menolak untuk mengungkapkan detail lebih lanjut. China mengecam keras langkah Inggris tersebut.

Proyek tersebut, yang dijuluki "kedutaan super" oleh media-media Inggris, akan menjadi kompleks misi diplomatik terbesar di Eropa. Kedutaan Besar China di Inggris telah menghadapi berbagai kendala birokrasi sejak Beijing pertama kali mengajukan izin pada tahun 2022.

Proyek ini telah memicu kepanikan Inggris, di mana para pakar khawatir itu akan menjadi fasilitas mata-mata. Dalam beberapa tahun terakhir, London dan Beijing telah berulang kali saling tuding tuduhan spionase.

Baca Juga: Viral, Turis China Potong Antrean di Universal Studios Singapore: 'Tanpa China, Singapura Tak Ada'

Pada hari Sabtu, seorang juru bicara Kedutaan Besar China di Inggris menyuarakan "kekhawatiran serius" atas penundaan yang dilakukan oleh Kementerian Perumahan, Komunitas, dan Pemerintah Daerah Inggris, dengan mengatakan bahwa Beijing telah mengikuti semua "praktik diplomatik yang lazim" dan prosedur terkait dalam pengajuannya serta telah memberikan jawaban yang komprehensif atas pertanyaan yang diajukan oleh pejabat Inggris.

"Merupakan kewajiban internasional negara tuan rumah untuk memberikan dukungan dan fasilitasi bagi pembangunan gedung diplomatik," ujar juru bicara tersebut seperti dikutip Financial Times, Minggu (24/8/2025).

Ia menambahkan bahwa Inggris juga berencana membangun gedung baru untuk kedutaan besarnya sendiri di Beijing.

Pada hari Jumat, Financial Times melaporkan bahwa Beijing menolak untuk "mengidentifikasi alasan dan justifikasi" untuk Gedung Pertukaran Budaya dan Gedung Kedutaan yang "berwarna abu-abu" dalam tata letak kompleks, meskipun ada permintaan dari Menteri Perumahan Angela Rayner.

Para pejabat China mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka tidak menganggap "perlu atau tepat untuk memberikan rencana tata letak internal yang lengkap...untuk memahami apa yang telah diizinkan."

Kementerian Perumahan Inggris segera setelah itu mengatakan akan menunda keputusan permohonan tersebut hingga 21 Oktober.

China membeli lahan Royal Mint Court seluas lima hektare di dekat Menara London pada tahun 2018. Beijing sejak itu berupaya membangun kompleks kedutaan di sana, yang diperkirakan sepuluh kali lebih besar dari bangunan misi diplomatik saat ini.

Selain gedung utama, kompleks tersebut akan mencakup kantor, 225 rumah, dan pusat pertukaran budaya, menurut laporan media Inggris.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved