Tarif Trump Runtuhkan Industri Garmen China, Ekspor ke AS Anjlok Drastis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 12:52 WIB
loading...
Tarif Trump Runtuhkan...
Kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump runtuhkan industri Garmen China. Ekspor pakaian China ke AS anjlok drastis. Foto/China Daily/Wang Junwei
A A A
JAKARTA - Sektor tekstil dan fesyen China terpukul akibat ketidakpastian dan gangguan yang ditimbulkan tarif impor Amerika Serikat (AS), yang menyebabkan penutupan pabrik, hilangnya lapangan kerja, serta penurunan ekspor. Banyak pabrik garmen memangkas karyawan, memperpendek jam kerja, dan beralih ke tenaga kerja sementara demi bertahan dari tekanan finansial.

“Seluruh industri sedang kesulitan, dan sekarang ada tarif tinggi pada barang-barang China karena perang dagang. Banyak klien asing mengurangi pesanan dari China,” kata Qiu, seorang buruh dari Desa Panyu di Guangzhou.

Pada Mei 2025, nilaiekspor pakaian China ke AS jatuh ke level terendah dalam 22 tahun terakhir, seiring para pengecer Amerika beralih ke Vietnam, Bangladesh, India, dan negara lain.

Baca Juga: Viral, Turis China Potong Antrean di Universal Studios Singapore: 'Tanpa China, Singapura Tak Ada'

“Penurunan tajam impor pakaian dari China ke AS pada Mei 2025 jelas bukan hal yang alami,” kata Sheng Lu, profesor studi fesyen dan apparel di University of Delaware, dikutip dari Times of Oman, Sabtu (23/8/2025).

Guangzhou, pusat industri fesyen cepat dunia yang mempekerjakan jutaan orang, ikut terdampak. Peritel ultra-fast fashion Shein yang berbasis di kota itu kehilangan lebih dari 50 persen pesanan sejak isu tarif muncul.

“Dampaknya sangat nyata. Tarif bukan sesuatu yang akan berakhir dalam waktu dekat, dan kami tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,” ucap Sheng.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved