5 Dampak Pengerahan Pasukan Garda Nasional ke Washington, Salah Satunya Jadikan Ibu Kota AS seperti Disneyland

Minggu, 24 Agustus 2025 - 04:10 WIB
loading...
5 Dampak Pengerahan...
Donald Trump mengerahkan pasukan Garda Nasional ke Washington. Foto/X/@DeptofDefense
A A A
WASHINGTON - Di luar Stasiun Union di ibu kota AS, para tentara yang tampak bosan berlama-lama di dekat dua kendaraan lapis baja besar sementara para komuter dan turis mengabadikan pemandangan yang tidak biasa tersebut. Di dalam pusat transportasi berusia seabad itu, belasan tentara Garda Nasional mondar-mandir di lantai marmer, tampak hanya bersenjata borgol zip-tie.

Kehadiran mereka tidak secara langsung mengganggu lalu lintas, tetapi pengerahan pasukan federal oleh pemerintahan Trump – bagian dari pengambilalihan kepolisian kota – telah membuat warga Washington, DC, ketakutan dan kebingungan.

5 Dampak Pengerahan Pasukan Garda Nasional ke Washington, Salah Satunya Jadikan Ibu Kota AS seperti Disneyland

1. Bentuk Adu Domba Antar Warga AS

Randy Kindle, seorang veteran Angkatan Udara berusia 48 tahun, menyebut pengerahan tersebut sebagai "pertunjukan".

"Pada dasarnya, sangat tidak sopan bagi pasukan kami untuk harus menginvasi negara mereka sendiri dan diadu domba dengan warga negara mereka sendiri," kata Kindle kepada Al Jazeera di luar Stasiun Union.

Ia mengatakan bahwa ia menyaksikan penggerebekan oleh Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di negara bagian tetangga Maryland, di mana para agen imigrasi memiliki kru film mereka sendiri.

Minggu lalu, Departemen Keamanan Dalam Negeri merilis video truk ICE bermerek emas dengan nama Presiden Donald Trump di belakangnya, menampilkan lagu rap yang berbunyi: "Hatiku begitu dingin, kurasa aku sudah selesai dengan es."

"Ini acara realitas untuk mereka," kata Kindle. "Ini benar-benar kebodohan."

Baca Juga: Lavrov: Zelensky Tolak Semua Proposal Trump untuk Penyelesaian Perang Rusia-Ukraina

2. Upaya Trump Menciptakan Krisis Rekayasa

Di seluruh Washington pada hari Kamis, para tentara terlihat naik turun eskalator di stasiun metro, mengobrol satu sama lain, dan berkeliaran di sudut-sudut jalan.

"Dari apa yang saya lihat dan dengar, banyak pasukan yang berdiri di sekitar, banyak di antaranya berada di luar, tanpa didukung oleh peralatan atau kendaraan yang memadai – terus terang tampak bosan," kata anggota Dewan Washington, Zachary Parker, kepada Al Jazeera.

"Ini adalah krisis rekayasa yang dibuat oleh pemerintahan Trump untuk keuntungan politik mereka sendiri," kata Parker.

Trump mengatakan federalisasi kepolisian Washington diperlukan dan bertujuan untuk memerangi apa yang ia sebut sebagai kejahatan yang merajalela di kota tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Mantan Kepala Staf IDF...
Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel
Rekomendasi
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
5 Teknologi Canggih...
5 Teknologi Canggih Masjidilharam, Salah Satunya Robot Panduan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved