Israel Lancarkan Serangan Tahap Pertama untuk Menduduki Kota Gaza

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:57 WIB
loading...
Israel Lancarkan Serangan...
Tentara Israel melancarkan operasi darat di Gaza. Foto/anadolu
A A A
GAZA - Militer Israel telah memulai "tahap pertama" operasi untuk merebut Kota Gaza. Kabar itu diungkap seorang juru bicara Pasukan Israel (IDF). Rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk merebut kota tersebut guna mencapai kendali penuh Israel atas Gaza telah disetujui kabinet keamanan dua pekan lalu.

Juru bicara IDF, Brigadir Jenderal Effie Defrin, mengatakan pada hari Rabu (20/8/2025) bahwa pasukan Israel telah "menguasai pinggiran Kota Gaza" dan akan "memperdalam" serangan terhadap kelompok bersenjata Palestina, Hamas, di daerah padat penduduk tersebut.

Netanyahu kemudian mengatakan ia telah memerintahkan militer untuk "memperpendek jangka waktu perebutan benteng terakhir teror dan kekalahan Hamas."

IDF diperkirakan akan menyampaikan rencananya untuk merebut Kota Gaza kepada perdana menteri pada hari Kamis, sumber-sumber militer mengatakan kepada media lokal.

Awal pekan ini, IDF mengumumkan akan memanggil 60.000 prajurit cadangan tambahan menjelang operasi tersebut.

Laporan juga mengklaim Israel telah memutuskan untuk tidak menanggapi proposal Hamas pada hari Senin, yang mencakup pembebasan sepuluh sandera Israel dan gencatan senjata selama 60 hari.

Tawaran tersebut didasarkan pada kerangka kerja utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, menurut kelompok tersebut.

Hamas mengatakan, "Dimulainya operasi terhadap Kota Gaza dan hampir satu juta penduduk serta pengungsinya... menunjukkan... pengabaian yang nyata terhadap upaya yang dilakukan oleh para mediator."

Pada hari Rabu, tiga tentara IDF terluka, termasuk satu orang yang terluka parah, setelah 15 pejuang Hamas muncul dari terowongan dan menyerang mereka dengan senjata api dan rudal anti-tank di dekat Khan Younis, selatan Kota Gaza.

Genosida di Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023 setelah serangan perlawanan Palestina yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyebabkan 250 orang disandera.

Sekitar 50 dari mereka masih ditawan pejuang Palestina. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 62.000 orang telah tewas dan sekitar 156.000 orang terluka dalam serangan Israel di wilayah kantong Palestina tersebut sejak saat itu.

Baca juga: Khianati Putin, Politisi Rusia Jual Informasi Rahasia ke AS Seharga Rp732,6 Miliar
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Venezuela Masih Mencekam...
Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah
Rekomendasi
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Berita Terkini
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved