3 Alasan Putin Belum Siap Bernegosiasi dengan Zelensky, Salah Satunya Tak Ingin Terjebak dalam Permainan Trump

Kamis, 21 Agustus 2025 - 05:05 WIB
loading...
3 Alasan Putin Belum...
Presiden Rusia Vladimir Putin punya alasan khusus tak ingin bertemu dengan Presiden Ukraina. Foto/X
A A A
MOSKOW - Kesepakatan di Gedung Putih pada hari Senin mengenai langkah selanjutnya – pertemuan bilateral antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky – tampak bulat. Kemudian muncul tanggapan Rusia.

“Ide yang dibahas adalah bahwa akan tepat untuk mempelajari peluang peningkatan tingkat perwakilan pihak Rusia dan Ukraina,” kata ajudan Kremlin Yury Ushakov, saat memberi pengarahan kepada wartawan tentang panggilan telepon Presiden AS Donald Trump dengan Putin, dilansir CNN. Tidak disebutkan nama kedua pemimpin tersebut, atau indikasi apa pun bahwa “perwakilan” tersebut dapat ditingkatkan ke tingkat tersebut.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengambil nada yang lebih lunak dalam sebuah wawancara di TV pemerintah pada hari Selasa malam. "Kami tidak menolak segala bentuk kerja sama – baik bilateral maupun trilateral," tegasnya. Namun: "Setiap kontak yang melibatkan pejabat tinggi harus dipersiapkan dengan sangat hati-hati."

Dalam bahasa Kremlin, itu berarti mereka belum siap untuk menyetujui hal ini.

Dan itu seharusnya tidak mengejutkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Berita Terkini
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved