3 Alasan Putin Belum Siap Bernegosiasi dengan Zelensky, Salah Satunya Tak Ingin Terjebak dalam Permainan Trump

Kamis, 21 Agustus 2025 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Ini adalah perang yang dimulai Putin dengan secara sepihak mengakui sebidang tanah Ukraina (Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk yang memproklamirkan diri) sebagai wilayah yang merdeka. Ia berpendapat bahwa Ukraina adalah "bagian yang tidak dapat dicabut dari sejarah, budaya, dan ruang spiritual (Rusia) sendiri," dan pemisahannya dari Rusia adalah sebuah kesalahan sejarah.

3 Alasan Putin Belum Siap Bernegosiasi dengan Zelensky, Salah Satunya Tak Ingin Terjebak dalam Permainan Trump

1. Zelensky Adalah Presiden Tidak Sah

Jadi, jika pertemuan ini terjadi – seperti yang dikatakan Orysia Lutsevich, direktur program Rusia dan Eurasia di Chatham House – Putin “harus menerima kegagalan untuk duduk bersama presiden yang dianggapnya lelucon dari negara yang tidak ada”.

Hal itu juga, menurutnya, akan menjadi perubahan besar dalam nada bicara yang sulit dijelaskan kepada rakyat Rusia. “(Putin) begitu banyak mencuci otak orang Rusia di televisi pemerintah bahwa Zelensky seorang Nazi, bahwa (Ukraina) negara boneka Barat … bahwa Zelensky tidak sah, mengapa ia tiba-tiba berbicara dengannya?”

Kremlin tidak hanya secara rutin mempertanyakan legitimasi pemimpin Ukraina, berfokus pada penundaan pemilu di Ukraina, yang ilegal berdasarkan darurat militer, tetapi dalam memorandum “perdamaian” terbarunya, mereka mewajibkan Ukraina untuk mengadakan pemilu sebelum perjanjian damai final ditandatangani. Putin dan pejabat Rusia lainnya jarang menyebut Zelensky dengan nama, alih-alih lebih suka julukan pedas “rezim Kyiv.” Dan jangan lupa bahwa Zelensky-lah yang pergi ke Turki untuk perundingan langsung pertama antara kedua belah pihak pada pertengahan Mei, hanya untuk kemudian Putin mengirimkan delegasi yang dipimpin oleh seorang penulis buku teks sejarah.

Baca Juga: Israel Panggil 60.000 Tentara Cadangan Jelang Invasi Darat ke Gaza

2. Bukan Hal yang Krusial

Tatiana Stanovaya, peneliti senior di Carnegie Russia Eurasia Center dan pendiri R.Politik, yang menyediakan berita dan analisis tentang Rusia, berpendapat bahwa meskipun Putin tidak menganggap pertemuan dengan Zelensky sebagai hal yang krusial dalam perang yang bagi Rusia lebih tentang menghadapi Barat daripada Ukraina, ia tetap dapat menghadiri pertemuan tersebut jika ia yakin akan berhasil.

"Tuntutan utama harus dibahas dan Zelensky harus siap membicarakannya," ujarnya kepada CNN dalam sebuah wawancara pada hari Selasa. Hingga saat ini, Zelensky telah mengesampingkan tuntutan-tuntutan utama tersebut, termasuk menyerahkan wilayah yang masih dikuasai Ukraina. Namun, Putin, menurutnya, memandang Trump sebagai kunci untuk mengubah hal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Infografis
Presiden Trump: Zelensky...
Presiden Trump: Zelensky Belum Siap untuk Perdamaian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved