5 Alasan Gencatan Senjata Gaza Terancam Gagal
Rabu, 20 Agustus 2025 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga menekankan bahwa pada hari pertama implementasinya, negosiasi akan dimulai dengan tujuan menyepakati gencatan senjata permanen.
Seorang pejabat Palestina mengatakan kepada BBC bahwa proposal Mesir dan Qatar akan membuat Hamas membebaskan delapan sandera hidup pada hari pertama dan dua sandera lagi pada hari ke-50. Lima sandera yang tewas akan diserahkan pada hari ketujuh, lima lagi pada hari ke-30, dan delapan lagi pada hari ke-60.
Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan 1.500 tahanan dari Gaza serta 150 tahanan Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup dan 50 lainnya yang menjalani hukuman lebih dari 15 tahun, kata pejabat tersebut.
"Itu masih dalam batasan rencana Witkoff... Ini merupakan kelanjutan dari proses tersebut. Jelas, detailnya yang menjadi titik lemahnya," kata Ansari.
Witkoff mengusulkan gencatan senjata 60 hari yang akan membuat Hamas membebaskan 10 sandera hidup dan jenazah 18 sandera yang telah meninggal pada hari pertama dan ketujuh, dengan imbalan 125 tahanan Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup di penjara Israel, 1.111 tahanan dari Gaza, dan jenazah 180 warga Gaza.
Israel menerima rencana Witkoff, tetapi Hamas menolaknya, sebagian karena rencana tersebut tidak menjamin bahwa gencatan senjata sementara akan mengarah pada gencatan senjata permanen.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan tindakan militer Israel di Gaza menempatkan Hamas di bawah "tekanan luar biasa".
Pada Selasa sore, seorang sumber Mesir yang mengetahui negosiasi tersebut mengatakan kepada BBC bahwa para mediator belum menerima tanggapan resmi dari Israel atas proposal baru tersebut.
Namun, pejabat di kantor Perdana Menteri Netanyahu mengatakan kepada wartawan Israel: "Kebijakan Israel tetap konsisten dan tidak berubah. Israel menuntut pembebasan semua 50 sandera sesuai dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan oleh kabinet untuk mengakhiri perang."
Seorang pejabat Palestina mengatakan kepada BBC bahwa proposal Mesir dan Qatar akan membuat Hamas membebaskan delapan sandera hidup pada hari pertama dan dua sandera lagi pada hari ke-50. Lima sandera yang tewas akan diserahkan pada hari ketujuh, lima lagi pada hari ke-30, dan delapan lagi pada hari ke-60.
Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan 1.500 tahanan dari Gaza serta 150 tahanan Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup dan 50 lainnya yang menjalani hukuman lebih dari 15 tahun, kata pejabat tersebut.
3. Gencatan Senjata Terbaru Sesuai Keinginan AS
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan kepada wartawan di Doha pada hari Selasa bahwa proposal tersebut "98%" serupa dengan yang diajukan oleh utusan AS Steve Witkoff pada bulan Juni."Itu masih dalam batasan rencana Witkoff... Ini merupakan kelanjutan dari proses tersebut. Jelas, detailnya yang menjadi titik lemahnya," kata Ansari.
Witkoff mengusulkan gencatan senjata 60 hari yang akan membuat Hamas membebaskan 10 sandera hidup dan jenazah 18 sandera yang telah meninggal pada hari pertama dan ketujuh, dengan imbalan 125 tahanan Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup di penjara Israel, 1.111 tahanan dari Gaza, dan jenazah 180 warga Gaza.
Israel menerima rencana Witkoff, tetapi Hamas menolaknya, sebagian karena rencana tersebut tidak menjamin bahwa gencatan senjata sementara akan mengarah pada gencatan senjata permanen.
4. Israel Akan Mundur dari Gaza
Pasukan Israel juga akan mundur ke wilayah Gaza yang terletak antara 800 meter dan 1,2 km (0,5-0,75 mil) dari perimeter dengan Israel selama gencatan senjata, tetapi akan tetap ditempatkan di koridor militer Morag dan Philadelphia di selatan wilayah tersebut, tambah pejabat tersebut.Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan tindakan militer Israel di Gaza menempatkan Hamas di bawah "tekanan luar biasa".
Pada Selasa sore, seorang sumber Mesir yang mengetahui negosiasi tersebut mengatakan kepada BBC bahwa para mediator belum menerima tanggapan resmi dari Israel atas proposal baru tersebut.
Namun, pejabat di kantor Perdana Menteri Netanyahu mengatakan kepada wartawan Israel: "Kebijakan Israel tetap konsisten dan tidak berubah. Israel menuntut pembebasan semua 50 sandera sesuai dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan oleh kabinet untuk mengakhiri perang."
Lihat Juga :