Hanya karena Gagal Ujian pas SMA, Perempuan Aljazair Ini Diisolasi selama 25 Tahun di Rumahnya
Senin, 18 Agustus 2025 - 17:25 WIB
loading...
Perempuan Aljazair diisolasi selama 25 tahun karena gagal ujian SMA. Foto/Gulf News
A
A
A
LONDON - Aljazair diguncang minggu ini oleh kasus mengejutkan seorang wanita yang mengurung diri di rumah keluarganya selama 25 tahun. Itu dikarenakan setelah dia gagal dalam ujian SMA-nya.
Video yang beredar daring menunjukkan kondisi buruk tempat ia tinggal dalam isolasi, dengan barang-barang berserakan berantakan di seluruh rumah.
Melansir Gulf News, para tetangga mengatakan ia akan berteriak — dan terkadang menyerang — siapa pun yang mencoba mendekat. Saudara-saudaranya, meskipun tinggal di rumah besar yang sama, tidak dapat campur tangan.
Pihak berwenang mengatakan ia akhirnya dievakuasi oleh polisi dan tim pertahanan sipil setelah seorang warga setempat memberi tahu mereka.
Baca Juga: Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Kasus ini telah memicu kemarahan dan ketidakpercayaan di seluruh Aljazair, dengan banyak yang mempertanyakan bagaimana penahanannya bisa berlangsung begitu lama tanpa intervensi.
Di media sosial, pengguna menyoroti kurangnya dukungan kesehatan mental di negara tersebut.
"Jika dia menemui psikolog setelah gagal, dia bisa pulih," tulis salah satu pengguna. Yang lain menuntut penyelidikan apakah keluarganya atau masyarakat luas telah mengecewakannya.
Video yang beredar daring menunjukkan kondisi buruk tempat ia tinggal dalam isolasi, dengan barang-barang berserakan berantakan di seluruh rumah.
Melansir Gulf News, para tetangga mengatakan ia akan berteriak — dan terkadang menyerang — siapa pun yang mencoba mendekat. Saudara-saudaranya, meskipun tinggal di rumah besar yang sama, tidak dapat campur tangan.
Pihak berwenang mengatakan ia akhirnya dievakuasi oleh polisi dan tim pertahanan sipil setelah seorang warga setempat memberi tahu mereka.
Baca Juga: Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Kasus ini telah memicu kemarahan dan ketidakpercayaan di seluruh Aljazair, dengan banyak yang mempertanyakan bagaimana penahanannya bisa berlangsung begitu lama tanpa intervensi.
Di media sosial, pengguna menyoroti kurangnya dukungan kesehatan mental di negara tersebut.
"Jika dia menemui psikolog setelah gagal, dia bisa pulih," tulis salah satu pengguna. Yang lain menuntut penyelidikan apakah keluarganya atau masyarakat luas telah mengecewakannya.
(ahm)
Lihat Juga :