Trump: Zelensky Bisa Akhiri Perang Segera, Ukraina Mustahil Rebut Kembali Crimea dari Rusia
Senin, 18 Agustus 2025 - 10:07 WIB
loading...
A
A
A
Berbicara di CNN, Witkoff menambahkan bahwa Rusia telah menyetujui konsesi yang tidak disebutkan secara spesifik terkait lima wilayah Ukraina yang menjadi pusat pertempuran, khususnya provinsi Donetsk timur.
“Kami menyetujui jaminan keamanan yang kuat yang akan saya gambarkan sebagai pengubah keadaan,” kata Witkoff, yang dilansir AFP, Senin (19/8/2025).
"Rusia telah membuat beberapa konsesi di meja perundingan terkait kelima wilayah tersebut. Ada diskusi penting terkait Donetsk dan apa yang akan terjadi di sana. Dan diskusi tersebut akan dirinci secara spesifik pada hari Senin," paparnya.
Lima wilayah itu adalah Crimea, Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia dan Kherson. Semuanya dulu wilayah Ukraina, namun kini di bawah kendali Rusia.
Moskow menegaskan kelima wilayah itu bagian dari Rusia setelah referendum. Namun Kyiv tidak mengakui referendum tersebut.
Sementara itu, Zelensky menolak tekanan Trump terhadap Kyiv agar membuat kesepakatan damai dengan Moskow. Dia menegaskan kembali bahwa gencatan senjata harus dilaksanakan lebih dulu sebelum membahas detail kemungkinan penyelesaian akhir perang.
Zelensky menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Minggu dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, yang akan mendampinginya ke Washington untuk berunding dengan Trump pada hari Senin.
“Kami menyetujui jaminan keamanan yang kuat yang akan saya gambarkan sebagai pengubah keadaan,” kata Witkoff, yang dilansir AFP, Senin (19/8/2025).
"Rusia telah membuat beberapa konsesi di meja perundingan terkait kelima wilayah tersebut. Ada diskusi penting terkait Donetsk dan apa yang akan terjadi di sana. Dan diskusi tersebut akan dirinci secara spesifik pada hari Senin," paparnya.
Lima wilayah itu adalah Crimea, Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia dan Kherson. Semuanya dulu wilayah Ukraina, namun kini di bawah kendali Rusia.
Moskow menegaskan kelima wilayah itu bagian dari Rusia setelah referendum. Namun Kyiv tidak mengakui referendum tersebut.
Sementara itu, Zelensky menolak tekanan Trump terhadap Kyiv agar membuat kesepakatan damai dengan Moskow. Dia menegaskan kembali bahwa gencatan senjata harus dilaksanakan lebih dulu sebelum membahas detail kemungkinan penyelesaian akhir perang.
Zelensky menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Minggu dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, yang akan mendampinginya ke Washington untuk berunding dengan Trump pada hari Senin.
Lihat Juga :