Rudal-rudal Pintar Rusia Mengamuk di Ukraina, Misil Patriot AS Tak Berdaya

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:08 WIB
loading...
A A A
“Dua pertiga adalah angka yang tinggi,” ujarnya. “Namun, kami tahu (Rusia) sedang meningkatkan kemampuan senjata balistiknya."

Menurut Ihnat, rudal yang dimodifikasi kini dilengkapi dengan sistem radar-decoy dan menggunakan jalur terbang kuasi-balistik yang membuatnya lebih sulit dilacak dan dicegat menggunakan sistem Patriot, lapor surat kabar Ukraina; Kyiv Independent.

“Ini memang mempersulit (intersepsi), tetapi bukan berarti intersepsi menjadi mustahil,” tambahnya. “Saya rasa mitra kami sudah berupaya meningkatkan kemampuan sistem ini.”

“Penerbangan rudal balistik di sepanjang lintasan kuasi-balistik seperti itu—ketika rudal tidak hanya terbang dalam garis lurus seperti sedang jatuh, tetapi benar-benar melakukan manuver saat terbang—mempersulit sistem Patriot, yang menghitung titik intersepsi menggunakan perangkat lunak, untuk memprediksi secara tepat di mana rudal akan berada,” jelas Ihnat.

Dalam beberapa hari mendatang, Rusia juga dapat menempatkan umpan ini pada rudal balistik lainnya untuk meningkatkan kemampuan manuver dan efektivitasnya terhadap SAM Patriot.

Meskipun Ukraina juga memiliki beberapa sistem pertahanan udara era Soviet, seperti sistem rudal permukaan-ke-udara S-300V1, yang memiliki kemampuan anti-rudal balistik terminal, ketersediaannya saat ini diragukan.

Oleh karena itu, Ukraina terutama bergantung pada SAM Patriot untuk pertahanan udaranya. Namun, penggunaan ekstensifnya selama tiga tahun terakhir telah memberi Rusia banyak kesempatan untuk mempelajari kemampuan dan jalur penerbangannya, lalu memanfaatkannya untuk mengembangkan senjata dan penanggulangan yang baru dan lebih baik.

Terlepas dari penurunan performanya, kekhawatiran utama lainnya bagi Ukraina adalah ketidakmampuannya untuk meningkatkan pasokan misil pencegat Patriot, karena Kyiv sepenuhnya bergantung pada AS untuk pasokannya. Selain itu, AS sendiri kesulitan dengan persediaan pencegat Patriot yang terbatas di gudang senjatanya.

Lockheed Martin, produsen rudal pencegat Patriot, hanya dapat memproduksi 500-600 rudal ini setiap tahun. Menurunnya efektivitasnya juga merupakan tanda yang mengkhawatirkan bagi negara-negara seperti Israel, Jepang, dan Taiwan, yang juga bergantung pada Patriot untuk pertahanan udara mereka.

Terutama, musuh mereka, Iran, China, dan Korea Utara, semuanya memiliki persenjataan rudal balistik yang luas dan dapat memanfaatkan pelajaran yang dipetik Rusia dalam operasi mereka melawan sistem Patriot.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Berita Terkini
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved