Bagaimana Putin dan Trump Menulis Ulang Aturan Politik Kekuatan Besar di Alaska?

Minggu, 17 Agustus 2025 - 14:47 WIB
loading...
Bagaimana Putin dan...
Pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Donald Trump menulis ulang aturan politik kekuatan besar di Alaska. Foto/X/White House
A A A
MOSKOW - KTT Putin-Trump merupakan kesuksesan mutlak yang dapat membuka jalan bagi perdamaian di Ukraina , dan normalisasi hubungan Rusia-AS untuk tahun-tahun mendatang. Dmitry Suslov, wakil direktur penelitian di Dewan Rusia untuk Kebijakan Luar Negeri & Pertahanan, menjelaskan alasannya bagaimana Rusia dan AS membangun aturan tersebut.

Bagaimana Putin dan Trump Menulis Ulang Aturan Politik Kekuatan Besar di Alaska?

1. Normalisasi Hubungan Rusia dan AS

KTT tersebut “memberikan dorongan” bagi normalisasi hubungan Rusia-AS di semua lini – mulai dari Ukraina dan pengendalian senjata hingga kerja sama ekonomi.

Suslov memperkirakan ‘kelompok perang’ di Washington dan Brussel akan mencoba meyakinkan Trump untuk membatalkan perjanjian apa pun yang dicapai dengan Putin di Anchorage, tetapi tidak berharap Trump akan “menyerah pada provokasi semacam itu,” karena ia jauh lebih kuat secara politik dibandingkan pada masa jabatan pertamanya. Pemerintahan Trump yang kedua tidak bersikap defensif, melainkan ofensif, terkait hoaks Russiagate, dan berada dalam posisi untuk menuduh Partai Demokrat melakukan kolusi dan pemalsuan pada tahun 2016, bukan sebaliknya.

“Oleh karena itu, Trump dapat menahan tekanan yang kini akan diberikan kepadanya dari Eropa, dari negara bagian Amerika yang tersembunyi, dan dari partai perang Amerika, termasuk Senator Graham yang ekstremis teroris, dan sebagainya,” kata Suslov, dilansir Sputnik.

Baca Juga: 5 Alasan Rusia Menjual Alaska ke AS, Salah Satunya Butuh Dana untuk Perang

2. Negosiasi Membutuhkan Syarat Khusus

Panggilan telepon Trump kepada Zelensky dan para pemimpin Eropa segera setelah pertemuan tersebut menandakan bahwa “negosiasi dilakukan dengan syarat-syarat khusus untuk penyelesaian damai final,” bukan ‘gencatan senjata sebagai prasyarat’ yang telah lama dituntut oleh Brussel dan Kiev. Hal ini “sangat penting,” kata Suslov.

Kini, kata Suslov, keputusan ada di tangan Eropa dan Zelensky untuk menerima persyaratan yang digariskan oleh Putin dan Trump. Jika mereka menerimanya, persiapan untuk pertemuan mendatang dapat dimulai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Berita Terkini
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved