5 Alasan Rusia Menjual Alaska ke AS, Salah Satunya Butuh Dana untuk Perang

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 15:28 WIB
loading...
5 Alasan Rusia Menjual...
Rusia menjual Alaska ke AS. Foto/X/@ShiningScience
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan mitranya dari Rusia Vladimir Putin bertemu di Anchorage, Alaska, untuk membahas cara mengakhiri perang di Ukraina. Sebelumnya, pertemuan virtual dengan para pemimpin Eropa termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Trump memperingatkan "konsekuensi berat" jika Putin menolak menerima gencatan senjata setelah lebih dari tiga tahun perang.

Tempat pertemuan tingkat tinggi ini adalah Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, sebuah instalasi militer AS di tepi utara kota terpadat di Alaska.

Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson adalah pangkalan militer terbesar di Alaska. Pangkalan seluas 64.000 hektar ini merupakan lokasi utama AS untuk latihan dan kesiapan militer Arktik.

Ketika Trump mengunjungi pangkalan tersebut pada masa jabatan pertamanya, pada tahun 2019, ia mengatakan bahwa pasukan di sana "bertugas di perbatasan terakhir negara kita sebagai garis pertahanan pertama Amerika".

5 Alasan Rusia Menjual Alaska ke AS, Salah Satunya Butuh Dana untuk Perang

1. Dibeli AS pada 1867

Namun, hal itu tidak selalu terjadi. Bahkan, pemerintah AS membeli Alaska dari Rusia – yang hanya berjarak 90 km (55 mil) di titik tersempit Selat Bering – pada tahun 1867.

Dalam jumpa pers pada 9 Agustus, asisten presiden Rusia, Yuri Ushakov, menegaskan bahwa kedua negara bertetangga.

“Rasanya cukup logis bagi delegasi kami untuk terbang melintasi Selat Bering dan pertemuan puncak penting para pemimpin kedua negara tersebut akan diadakan di Alaska,” kata Ushakov.

Baca Juga: 5 Fakta Pertemuan Trump dan Putin di Alaska, dari Pertanyaan Menohok hingga Tak Ada Kesepakatan

2. Memiliki Sumber Daya Alam yang Melimpah

Melansir Al Jazeera, ketika Tsar Rusia, Peter Agung, mengutus navigator Denmark, Vitus Bering, pada tahun 1725 untuk menjelajahi pesisir Alaska, Rusia sudah memiliki minat yang tinggi terhadap wilayah tersebut, yang kaya akan sumber daya alam – termasuk bulu berang-berang laut yang menguntungkan – dan jarang penduduknya.

Kemudian, pada tahun 1799, Kaisar Paul I memberikan monopoli pemerintahan di Alaska kepada "Perusahaan Rusia-Amerika". Kelompok yang disponsori negara ini mendirikan permukiman seperti Sitka, yang menjadi ibu kota kolonial setelah Rusia dengan kejam menaklukkan suku Tlingit asli pada tahun 1804.

3. Memiliki Jarak yang Jauh dengan Ibu Kota Rusia

Akan tetapi, ambisi Rusia di Alaska dengan cepat menghadapi berbagai tantangan – jarak yang sangat jauh dari ibu kota St. Petersburg saat itu, iklim yang keras, kekurangan pasokan, dan persaingan yang semakin ketat dari para penjelajah Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
AS Incar Tuan Rumah...
AS Incar Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub 2029
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
Netizen Heboh! Trump...
Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki
Rekomendasi
Jampidus Mengaku Tak...
Jampidus Mengaku Tak Paham Nama Dirinya Dikaitkan dengan Isu Blackout
Harlah ke-28, PKB Canangkan...
Harlah ke-28, PKB Canangkan Gerakan Tanam Sejuta Pohon Nasional
Antisipasi Kebakaran...
Antisipasi Kebakaran Lahan, Wilmar Tingkatkan Kesiagaan dan Kolaborasi Antarlembaga
Berita Terkini
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved