Video Jessica Radcliffe Tewas Dimangsa Paus Viral di Mana-mana, Ini Faktanya

Kamis, 14 Agustus 2025 - 14:59 WIB
loading...
Video Jessica Radcliffe...
Video yang memperlihatkan Jessica Radcliffe tewas dimangsa paus dalam pertunjukan langsung telah viral di mana-mana. Namun, video ini adalah rekayasa buatan AI. Foto/X @fvalenclarx
A A A
JAKARTA - Sebuah video meresahkan yang menunjukkan seorang pelatih satwa laut bernama "Jessica Radcliffe" tewas dimangsa seekor orca atau paus pembunuh dalam sebuah pertunjukan langsung telah viral di berbagai platform media sosial. Namun, beberapa sumber pengecekan fakta telah mengonfirmasi bahwa video itu sepenuhnya rekayasa yang dibuat oleh artificial intelligence (AI).

Video yang sedang viral itu menunjukkan Jessica Radcliffe menari di atas orca di Pacific Blue Marine Park. Orang-orang terlihat bersorak saat paus tersebut keluar dari air, tetapi setelah beberapa saat, tiba-tiba ia menerjang dan menarik perempuan muda itu ke dalam air. Dalam sekejap air berubah menjadi merah darah.

Beberapa pengguna media sosial yang membagikan video tersebut mengeklaim bahwa perempuan tersebut meninggal hanya beberapa menit setelah ditarik ke dalam air.

Baca Juga: Pria Sepuh 75 Tahun Ceraikan Istri Gara-gara Jatuh Cinta pada Wanita AI

Tidak Ada Bukti Insiden Paus


Meskipun telah dibagikan secara luas, tidak ada bukti kredibel yang mendukung klaim bahwa Jessica Radcliffe dimangsa oleh paus pembunuh.

Pihak berwenang, taman laut, dan media berita terkemuka tidak menemukan catatan keberadaannya atau insiden tersebut.

The Star melaporkan bahwa rekaman video tersebut fiktif; bahkan suara-suara dalam klip tersebut tampaknya dibuat secara artifisial.

Laporan media lain menyebutkan tidak ada pernyataan resmi, yang biasanya merupakan protokol jika terjadi kecelakaan serupa di taman laut. Kemudian, pergerakan air dan jeda-jeda aneh dalam video, sebagaimana dikumpulkan melalui analisis forensik, juga mengonfirmasi bahwa video tersebut dibuat oleh AI. Bahkan nama tamannya pun palsu.

Forbes melabeli klip tersebut sebagai "hoaks", menunjukkan bahwa tragedi nyata sebesar ini akan menjadi berita utama internasional.

Visual dan suara video tersebut kemungkinan dimanipulasi oleh perangkat AI untuk efek sensasional.

The Economic Times mencatat bahwa cerita dan nama tersebut tidak sesuai dengan catatan yang dapat diverifikasi, memperkuat kesimpulan bahwa seluruh narasi tersebut dibuat-buat.

Video hoaks ini mengeksploitasi sedikit kebenaran agar tampak masuk akal. Video rekayasa tersebut seolah-olah menggemakan kematian nyata Dawn Brancheau pada tahun 2010 di SeaWorld dan Alexis Martinez pada tahun 2009—keduanya pelatih yang tewas di tangan orca.

Namun, insiden-insiden itu tidak berkaitan dan terdokumentasi dengan baik, tidak seperti kisah Radcliffe, yang tidak memiliki dukungan atau konfirmasi resmi.

Mengapa Hoaks Bisa Viral?


Dalam banyak kasus sebelumnya, para pakar mengatakan bahwa intensitas emosional dan nilai produksi realistis sebuah video berkontribusi pada viralitasnya. Klip-klip seperti ini menyentuh kekhawatiran mendalam tentang etika memelihara mamalia laut cerdas di penangkaran, sembari memanfaatkan sensasionalisme untuk menyebar dengan cepat-seringkali sebelum pemeriksaan fakta berhasil.

Video serangan orca yang menampilkan Jessica Radcliffe sepenuhnya rekayasa. Sama sekali tidak ada insiden yang terverifikasi, dan tidak ada bukti bahwa pelatih semacam itu pernah ada.

Seiring kasus-kasus seperti ini beredar daring, pentingnya verifikasi terhadap sumber yang kredibel menjadi semakin jelas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Bos Google: Jangan Membabi...
Bos Google: Jangan Membabi Buta Percaya pada AI
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved