Bos Google: Jangan Membabi Buta Percaya pada AI

Rabu, 19 November 2025 - 14:50 WIB
loading...
Bos Google: Jangan Membabi...
Bos Google menyarankan agar tak terlalu membabi buta percaya pada AI. Foto/X/@DeepLearn007
A A A
WASHINGTON - Mesin kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) masih rentan dalam hal akurasi fakta dan tidak boleh dipercaya begitu saja. Itu diungkapkan CEO Google dan perusahaan induknya, Alphabet, Sundar Pichai, telah memperingatkan.

Dalam wawancara dengan BBC yang disiarkan pada hari Selasa, Pichai mendesak pengguna untuk mengandalkan beragam alat pencarian daripada hanya bergantung pada AI.

Alat AI memang membantu "jika Anda ingin menulis sesuatu secara kreatif," tetapi pengguna "harus belajar menggunakan alat ini untuk hal yang mereka kuasai, dan tidak mempercayai semua yang dikatakannya begitu saja," katanya. "Teknologi AI mutakhir saat ini rentan terhadap beberapa kesalahan."

Baca Juga: 5 Drone Tempur yang Dipakai Negara Superpower, Mana yang Paling Efektif?

Hal ini terjadi di tengah persiapan Google untuk meluncurkan model AI utama berikutnya, Gemini 3.0. Pichai mengatakan asisten AI baru ini diperkirakan akan dirilis pada akhir tahun.

Diluncurkan pada tahun 2023, Gemini menerima kritik karena pengaturan 'keamanan' dan 'keragaman' yang terbatas, yang menghasilkan ketidakakuratan yang mencolok dalam hasil gambarnya. Model ini banyak dicemooh karena salah menggambarkan tokoh-tokoh sejarah, mulai dari para pendiri Amerika dan kaisar Rusia hingga paus Katolik dan bahkan tentara Nazi Jerman.

Awal bulan ini, Google dituduh secara diam-diam mengizinkan Gemini untuk mengumpulkan data pengguna tanpa persetujuan. Sebuah gugatan yang diajukan di pengadilan federal California mengklaim bahwa perusahaan tersebut mengizinkan asisten AI tersebut untuk secara ilegal menyadap dan memantau komunikasi pribadi di seluruh layanan Gmail, obrolan, dan konferensi video.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Keluarga Roy Suryo dan...
Keluarga Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ajukan Penangguhan Penahanan
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Berita Terkini
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved