Inggris Bebaskan 26.000 Napi Lebih Cepat Akibat Kekurangan Ruang Penjara

Selasa, 12 Agustus 2025 - 22:01 WIB
loading...
A A A
Menurut surat kabar tersebut, para narapidana berterima kasih kepada Starmer setelah dibebaskan dan bersumpah untuk menjadi "pemilih Partai Buruh seumur hidup."

Namun, beberapa dari mereka melakukan kejahatan baru hanya beberapa jam setelah dibebaskan, menurut laporan tersebut.

Ketika ditanya tentang program tersebut, seorang juru bicara Kementerian Kehakiman mengatakan kabinet Partai Buruh "tidak punya pilihan selain mengambil tindakan tegas untuk menghentikan penjara yang penuh sesak dan membuat polisi tidak dapat melakukan penangkapan" setelah pemerintahan Konservatif sebelumnya membuat lembaga pemasyarakatan Inggris berada dalam kesulitan.

"Kami sedang membangun 14.000 tempat penjara dan mereformasi hukuman agar penjara tidak pernah kehabisan ruang lagi," ungkap juru bicara itu.

Juru bicara kehakiman Partai Konservatif, Robert Jenrick, mengatakan jumlah penjahat yang dibebaskan "mengejutkan," dan menambahkan hal itu menjelaskan "mengapa Inggris merasa tanpa hukum."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Membantu Maag Sembuh Lebih Cepat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved