ABG yang Terinspirasi Hitler Ini Pura-pura Masuk Islam untuk Bunuh Massal Jemaah Masjid
Selasa, 12 Agustus 2025 - 12:29 WIB
loading...
A
A
A
Dia muncul di masjid, tetapi tidak dapat masuk karena pintunya terkunci.
Yang tidak dia ketahui adalah polisi telah menerima informasi intelijen dan sedang menunggu untuk menangkapnya.
Di dalam tasnya, detektif menemukan pistol angin buatan Jerman-yang mampu menembakkan peluru BB-serta bantalan peluru, kartrid gas, dan empat kaleng semprotan aerosol.
Buku catatan yang berisi swastika juga ditemukan sebelum petugas kemudian menemukan salinan buku Hitler; Mein Kampf, pisau, dan bahan-bahan peledak di rumahnya.
Inverclyde Islamic Centre mengatakan kepada Sky News bahwa komunitasnya tetap lebih erat dari sebelumnya.
"Kejadian ini merupakan kejadian yang terisolasi, tetapi saya melihat komunitas hari ini dan Anda melihat jumlah orang yang datang, jadi kami senang polisi dapat menghentikan apa pun dari sedang terjadi," kata Adeel Naeen, tokoh masjid tersebut.
"Komunitasnya masih kuat dan tidak menghalangi orang-orang untuk berkumpul di sini," paparnya.
Tersangka remaja itu telah mengaku bersalah berdasarkan Undang-Undang Terorisme di Pengadilan Tinggi di Glasgow.
Dia akan dijatuhi hukuman dalam sidang berikutnya, yang belum ditentukan jadwalnya.
Yang tidak dia ketahui adalah polisi telah menerima informasi intelijen dan sedang menunggu untuk menangkapnya.
Di dalam tasnya, detektif menemukan pistol angin buatan Jerman-yang mampu menembakkan peluru BB-serta bantalan peluru, kartrid gas, dan empat kaleng semprotan aerosol.
Buku catatan yang berisi swastika juga ditemukan sebelum petugas kemudian menemukan salinan buku Hitler; Mein Kampf, pisau, dan bahan-bahan peledak di rumahnya.
Inverclyde Islamic Centre mengatakan kepada Sky News bahwa komunitasnya tetap lebih erat dari sebelumnya.
"Kejadian ini merupakan kejadian yang terisolasi, tetapi saya melihat komunitas hari ini dan Anda melihat jumlah orang yang datang, jadi kami senang polisi dapat menghentikan apa pun dari sedang terjadi," kata Adeel Naeen, tokoh masjid tersebut.
"Komunitasnya masih kuat dan tidak menghalangi orang-orang untuk berkumpul di sini," paparnya.
Tersangka remaja itu telah mengaku bersalah berdasarkan Undang-Undang Terorisme di Pengadilan Tinggi di Glasgow.
Dia akan dijatuhi hukuman dalam sidang berikutnya, yang belum ditentukan jadwalnya.
(mas)
Lihat Juga :