Jet Tempur Siluman F-35 Inggris Ngadat di Jepang, Diolok-olok Media Rusia dan China
Senin, 11 Agustus 2025 - 07:37 WIB
loading...
A
A
A
Insiden F-35B di Jepang menjadi bahan olok-olokan media pemerintah Rusia dan China.
Sputnik Rusia mengunggah di akun X-nya, "F-35 Inggris mendarat darurat...Lagi. Hanya beberapa minggu setelah satu F-35 terdampar di India, satu lagi terpaksa mendarat darurat di Bandara Kagoshima Jepang. Mengumpulkan hasil pendaratan darurat seperti suvenir."
Global Times milik pemerintah China dengan nada bercanda menyatakan, "Malfungsi tersebut menunjukkan sistem F-35B yang terlalu rumit dan perawatan yang sangat menuntut, sesuatu yang mungkin sulit dihadapi para pelaut Inggris dalam penempatan di laut lepas."
Dalam sindiran tajam, Global Times mengeklaim pengerahan kapal induk Inggris mengikuti strategi global AS dan bergantung pada peralatan buatan AS. Laporan media itu menambahkan bahwa kemampuan operasional Angkatan Laut Inggris tidak lagi seperti dulu.
"Malfungsi baru-baru ini seharusnya mendorong London untuk mempertimbangkan kembali kebijakannya dalam mengakomodasi kepentingan AS," tulis media China tersebut.
Sputnik Rusia mengunggah di akun X-nya, "F-35 Inggris mendarat darurat...Lagi. Hanya beberapa minggu setelah satu F-35 terdampar di India, satu lagi terpaksa mendarat darurat di Bandara Kagoshima Jepang. Mengumpulkan hasil pendaratan darurat seperti suvenir."
Global Times milik pemerintah China dengan nada bercanda menyatakan, "Malfungsi tersebut menunjukkan sistem F-35B yang terlalu rumit dan perawatan yang sangat menuntut, sesuatu yang mungkin sulit dihadapi para pelaut Inggris dalam penempatan di laut lepas."
Dalam sindiran tajam, Global Times mengeklaim pengerahan kapal induk Inggris mengikuti strategi global AS dan bergantung pada peralatan buatan AS. Laporan media itu menambahkan bahwa kemampuan operasional Angkatan Laut Inggris tidak lagi seperti dulu.
"Malfungsi baru-baru ini seharusnya mendorong London untuk mempertimbangkan kembali kebijakannya dalam mengakomodasi kepentingan AS," tulis media China tersebut.
(mas)
Lihat Juga :