Jet Tempur Siluman F-35 Inggris Ngadat di Jepang, Diolok-olok Media Rusia dan China

Senin, 11 Agustus 2025 - 07:37 WIB
loading...
Jet Tempur Siluman F-35...
Sebuah jet tempur siluman F-35B Inggris mengalami malfungsi dan mendarat darurat di sebuah bandara di Jepang. Ini mirip insiden F-35B Inggris lainnya di Kerala, India, pada Juni lalu. Foto/The Week
A A A
TOKYO - Sebuah jet tempur siluman F-35B Inggris mengalami malfungsi dan terpaksa mendarat darurat di Bandara Kagoshima, Jepang, pada hari Minggu. Ngadatnya jet tempur canggih ini mirip dengan insiden sebelumnya di Kerala, India.

Pesawat itu mengalami malfungsi ketika pasukan Inggris sedang mengikuti latihan gabungan dengan Pasukan Bela Diri Maritim Jepang dan militer Amerika Serikat. Latihan tersebut dimulai pada 4 Agustus dan akan berlanjut hingga Selasa (12/8/2025) besok.

Sebuah gugus tugas tempur kapal induk dikerahkan ke Pasifik barat oleh Inggris sebagai bagian dari latihan tersebut.

Baca Juga: Sudah 12 Hancur Total, Mengapa Jet Tempur Siluman F-35 Terus Jatuh?

F-35B adalah jet siluman canggih yang dibuat oleh Lockheed Martin, dan terkenal karena kemampuan lepas landas pendek dan pendaratan vertikalnya.

Seperti mengulang insiden di Kerala, jet tempur F-35B lainnya milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris melakukan pendaratan darurat di Bandara Kagoshima pada hari Minggu setelah mengalami masalah mekanis di udara.

Pihak Bandara Kagoshima mengatakan kepada Kyodo News bahwa jet tempur itu mengalami malfungsi. Pendaratan darurat terjadi sekitar pukul 11.30 waktu setempat dan mengakibatkan penutupan landasan pacu selama sekitar 20 menit, yang mengakibatkan penundaan beberapa penerbangan komersial.

Siaran dari NHK menyebutkan bahwa jet tempur yang mengalami malfungsi tersebut beroperasi dari kapal induk Angkatan Laut Kerajaan Inggris, HMS Prince of Wales.

Bagi F-35B, ini adalah insiden kedua dalam waktu kurang dari dua bulan. Pada 14 Juni, sebuah F-35B Inggris yang beroperasi dari kapal induk HMS Prince of Wales melakukan pendaratan darurat di bandara Thiruvananthapuram di Kerala setelah terjadi kerusakan hidrolik dan tidak dapat terbang selama lebih dari lima minggu.

Komisi Tinggi Inggris telah secara terbuka berterima kasih kepada otoritas India atas bantuan mereka setelah perbaikan selesai. Namun, penghentian terbang F-35B di Kerala memicu gelombang meme lucu, dan jet tersebut menjadi objek wisata dan bahan lelucon daring.

Insiden F-35B di Jepang menjadi bahan olok-olokan media pemerintah Rusia dan China.

Sputnik Rusia mengunggah di akun X-nya, "F-35 Inggris mendarat darurat...Lagi. Hanya beberapa minggu setelah satu F-35 terdampar di India, satu lagi terpaksa mendarat darurat di Bandara Kagoshima Jepang. Mengumpulkan hasil pendaratan darurat seperti suvenir."

Global Times milik pemerintah China dengan nada bercanda menyatakan, "Malfungsi tersebut menunjukkan sistem F-35B yang terlalu rumit dan perawatan yang sangat menuntut, sesuatu yang mungkin sulit dihadapi para pelaut Inggris dalam penempatan di laut lepas."

Dalam sindiran tajam, Global Times mengeklaim pengerahan kapal induk Inggris mengikuti strategi global AS dan bergantung pada peralatan buatan AS. Laporan media itu menambahkan bahwa kemampuan operasional Angkatan Laut Inggris tidak lagi seperti dulu.

"Malfungsi baru-baru ini seharusnya mendorong London untuk mempertimbangkan kembali kebijakannya dalam mengakomodasi kepentingan AS," tulis media China tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
BTS Bakal Gelar The...
BTS Bakal Gelar The City, London Eye hingga Sungai Thames Disulap Jadi Pusat Perayaan ARMY
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Magang Nasional 2026...
Magang Nasional 2026 Segera Dibuka, Kuota Peserta Capai 150 Ribu Orang
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved