Terungkap, Israel Gunakan Gangster Abu Shabab untuk Membangun 'Desa-desa Kolaborator' di Gaza

Minggu, 10 Agustus 2025 - 14:17 WIB
loading...
Terungkap, Israel Gunakan...
Pasukan Israel gunakan para gangster Palestina pimpinan Yasser Abu Shabab untuk membangun desa-desa kolaborator di Jalur Gaza. Foto/NDTV
A A A
GAZA - Laporan investigasi media Denmark, The Information, mengungkap bahwa pasukan Israel menggunakan para gangster Palestina pimpinan Yasser Abu Shabab untuk membangun "desa-desa kolaborator" di Jalur Gaza. Ini juga menjadi bagian dari strategi militer Zionis dalam melawan Hamas.

Para gangster kriminal itu selama ini diketahui dipersenjatai dan didanai rezim Zionis Israel.

Laporan investigasi The Information yang diterbitkan pada Jumat lalu juga menyebutkan bahwa Israel bekerja sama dengan kelompok gangster itu untuk menyusup ke masyarakat Gaza, menawarkan perlindungan dan menutup mata terhadap kejahatan mereka.

Strategi tersebut menggemakan kebijakan "liga desa" yang didukung Israel di Tepi Barat dari tahun 1978 hingga 1984 untuk melemahkan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO)—sebuah langkah yang gagal di tengah penolakan rakyat Palestina yang meluas.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka menggambarkan rencana tersebut sebagai "mobilisasi suku-suku untuk melawan Hamas", mengeklaim bahwa hal itu menyelamatkan nyawa tentara Israel.

Baca Juga: Terungkap, Israel Persenjatai Geng Kriminal Abu Shabab di Gaza untuk Lemahkan Hamas

"Apa yang salah dengan itu? Itu menyelamatkan nyawa tentara IDF [Pasukan Pertahanan Israel]," katanya kepada wartawan.

Meskipun Israel belum secara terbuka menyebutkan nama kelompok bersenjata tersebut, foto-foto yang diterbitkan oleh The Guardian dan dikonfirmasi melalui citra satelit menunjukkan orang-orang di bawah komando Abu Shabab berjalan bersama tentara Israel di Gaza selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved