600 Mantan Pejabat Israel Minta Trump Bantu Akhiri Perang Gaza, Berikut 5 Alasannya

Selasa, 05 Agustus 2025 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Pandangan tersebut secara gamblang diutarakan dalam surat kepada Trump oleh mantan kepala Mossad Tamir Pardo, Ami Ayalon, mantan kepala Shin Bet - badan intelijen domestik Israel - mantan Perdana Menteri Ehud Barak, dan mantan Menteri Pertahanan Moshe Yaalon, di antara tokoh-tokoh lainnya.

"Awalnya perang ini adalah perang yang adil, perang defensif, tetapi ketika kita mencapai semua tujuan militer, perang ini bukan lagi perang yang adil," kata Ayalon.

4. Memulangkan Para Sandera

Para mantan pemimpin tinggi tersebut memimpin kelompok Komandan untuk Keamanan Israel (CIS), yang sebelumnya telah mendesak pemerintah untuk fokus mengamankan pemulangan para sandera.

"Hentikan Perang Gaza! Atas nama CIS, kelompok terbesar mantan jenderal IDF Israel dan Mossad, Shin Bet, Kepolisian, serta Korps Diplomatik, kami mendesak Anda untuk mengakhiri perang Gaza. Anda telah melakukannya di Lebanon. Saatnya melakukannya di Gaza juga," tulis mereka kepada presiden AS.

5. Derasnya Dorongan Banyak Negara Mengakui Palestina

Israel telah menghadapi isolasi internasional yang semakin meningkat, karena kerusakan yang meluas di Gaza dan penderitaan warga Palestina memicu kemarahan.

Jajak pendapat di seluruh dunia menunjukkan bahwa opini publik semakin negatif terhadap Israel, yang memberikan tekanan kepada para pemimpin Barat untuk bertindak.

Namun, belum jelas tekanan apa, jika ada, yang akan dipilih Trump untuk diberikan kepada perdana menteri Israel.

Presiden AS secara konsisten mendukung sekutunya, meskipun ia secara terbuka mengakui minggu lalu bahwa ada "kelaparan nyata" di Gaza setelah Netanyahu bersikeras tidak ada hal seperti itu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Nah, Militer AS Tak...
Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran
Rekomendasi
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Houthi Yaman Siap Serang...
Houthi Yaman Siap Serang Israel jika Perang Gaza Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved