Kelab Malam Gay Terbesar Jerman Bangkrut setelah Hampir 50 Tahun Beroperasi

Minggu, 03 Agustus 2025 - 13:22 WIB
loading...
Kelab Malam Gay Terbesar...
SchwuZ, kelab malam gay tertua dan terbesar di Jerman dinyatakan bangkrut setelah beroperasi hampir 50 tahun. Foto/SchwuZ
A A A
BERLIN - SchwuZ, kelab malam gay tertua dan terbesar di Jerman dinyatakan bangkrut setelah beroperasi hampir 50 tahun. Inflasi dianggap menjadi salah satu penyebabnya.

Kelab malam itu sudah terpuruk sejak tahun lalu karena masalah manajemen dan berkembangnya aplikasi kencan.

Pada bulan Mei, kelab tersebut memperpendek jam operasional, memberhentikan staf, dan meminta bantuan pelanggan tetap untuk menutupi kekurangan yang semakin besar, namun tidak berhasil.

Pada hari Kamis lalu, tim manajemen mengunggah di Instagram: "SchwuZ telah mengajukan kebangkrutan. Namun: kami tidak ingin menyerah!"

Baca Juga: Raja dan Ratu Thailand Resmikan Pernikahan Sesama Jenis Pertama yang Disponsori Kerajaan

Unggahan tersebut mencatat peran integral SchwuZ dalam komunitas LGBTQ+ (lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer plus) Berlin sejak didirikan di Kreuzberg pada tahun 1977, dan dua tahun kemudian turut membantu meluncurkan parade Christopher Street Day dan majalah queer Siegessäule.

“Selama hampir 50 tahun, SchwuZ lebih dari sekadar kelab. Ini adalah ruang keluarga kedua. Sebuah tempat bagi seni queer, komunitas, keluarga, dan perlawanan,” kata pihak kelab tersebut.

“Banyak dari kami telah menemukan apa yang kami cari di sini: rumah, keluarga pilihan kami, dan kebebasan," imbuhnya, seperti dikutip The Guardian, Minggu (3/8/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Horor! Demonstran Bakar...
Horor! Demonstran Bakar Diri hingga Tewas di Depan Markas Besar PBB New York
Rekomendasi
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved