Hadapi Ancaman Perang dengan Rusia, Prajurit Jerman Gunakan Seragam Kamuflase Baru

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 19:30 WIB
loading...
Hadapi Ancaman Perang...
Hadapi ancaman perang dengan Rusia, prajurit Jerman gunakan seragam kamuflase baru. Foto/X/@DzisMaksym
A A A
BERLIN - Angkatan bersenjata Jerman , Bundeswehr, menjalani transformasi dalam beberapa tahun mendatang dengan diperkenalkannya pola kamuflase baru yang dimaksudkan untuk menggantikan seragam yang ada saat ini. Itu sebagai langkah Jerman menghadapi ancaman perang dengan Rusia.

Menurut portal berita pertahanan Hartpunkt, semua prajurit akan dilengkapi dengan "motif multi-kamuflase" baru paling lambat tahun 2029.

Kementerian Pertahanan Jerman mengonfirmasi kepada publikasi militer Augen geradeaus bahwa mereka saat ini sedang berupaya memasok pasukan dengan perlengkapan tempur terbaru, sejalan dengan jumlah personel yang baru ditetapkan, yaitu 460.000 prajurit.

“Untuk mencapai hal ini, kami akan memulai pengadaan mendesak untuk segera meningkatkan pasokan pakaian tempur kami. Pada saat yang sama, kami akan membuat kontrak jangka panjang untuk memastikan pasokan dan penggantian perlengkapan ini yang stabil, termasuk rencana untuk beralih secara bertahap ke pola multi-kamuflase baru. Karena prosesnya masih berlangsung, kami belum dapat memberikan jadwal waktu atau perkiraan biaya yang jelas,” demikian pernyataan kementerian, dilansir Euro News.

Desain kamuflase baru sebelumnya hanya diperuntukkan bagi unit pasukan khusus. Keputusan untuk menerapkannya di seluruh Bundeswehr dilaporkan menyusul perdebatan internal yang panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Tragis! Putra Mantan...
Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa
Rekomendasi
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
Mesir Lolos ke 16 Besar...
Mesir Lolos ke 16 Besar Usai Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Berita Terkini
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved